LITURGI PASKAH
(Penutupan Pekan Paskah)
Minggu, 17 April 2022
Kebaktian Pk. 05.00 wita
Dilayani oleh : Pdt. I Made Budiarsa, M.Si &
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th
Persiapan Jemaat : Doa pribadi
Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat
Pemandu Pujian, dan Organis : Doa bersama di Konsistori
Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,
Majelis keluar dari Konsistori membawa lilin theophany yang menyala sebagai lambang kehadiran penyataan / penampakan Allah, diikuti Majelis yang membawa Alkitab dan Pelayan Jemaat.
(jemaat diundang berdiri)
- AJAKAN BERIBADAH OLEH MAJELIS JEMAAT
MJ : Jemaat Tuhan, hari ini “Hari Raya Paskah”, kita dipanggil untuk mengingat dan percaya bahwa Tuhan Yesus Kristus yang telah berkorban, mati di Salib di bukit Golgota, bagi saudara dan saya, kini kita rayakan hari kebangkitanNya. Kebangkitan-Nya itu telah membuktikan kepada dunia bahwa IA berkuasa atas maut; dan membuktikan kepada seluruh umat Kristen di sepanjang segala abad; itulah dasar iman percaya kita kepada-Nya yang tidak sia-sia.
Jem : Terpujilah Tuhan Allah dan Bapa kita, yang oleh kuasa kebangkitan-Nya di dalam Yesus Kristus, kita peringati hari ini. IA telah menjadi penjamin hidup kekal bagi saya dan setiap orang yang bercaya kepada-Nya.
MJ : Marilah dengan hati yang bersukacita, kita bersama bersyukur kepada Tuhan Allah kita, sebab kubur kosong membuktikan bahwa DIA telah bangkit dan menang atas kuasa maut; untuk itulah dengan sikap berdiri dan kesiapan hati yang terarah kepadaNya, bersama kita mengangkat pujian pembukaan dengan menyanyikan:
Pujian Pembukaan : Kristus Bangkit Soraklah (KJ. 188:1-2,4)
1) Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya!
Bumi, sorga bergema: Haleluya!
Berbalasan bersyukur: Haleluya!
Muliakaan Tuhanmu! Haleluya!
2] Karya kasihNya genap: Haleluya!
KemenanganNya tetap: Haleluya!
Surya s’lamat jadi t’rang: Haleluya!
Takkan lagi terbenam: Haleluya!
4) Hidup Raja mulia: Haleluya!
Kita s’lamat olehNya: Haleluya!
Maut, di mana jayamu? Haleluya!
Kubur, mana kuasamu? Haleluya!
Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah
- VOTUM DAN SALAM
Pendeta : Sidang jemaat, Tuhan Yesus yang telah bangkit dari antara orang mati, sekarang berkenan hadir dalam ibadah Hari Raya Paskah ini. Marilah kita merendahkan diri dihadapan-Nya dan bersama-sama mengucapkan pengakuan yang sama:
Semua : Pertolonganku dalam ibadah Hari Raya Paskah ini, datangnya dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya.
Pendeta : Salam sejahtera dari Allah: Bapa, Putra, Roh Kudus kepada saudara sekalian.
Jem : Salam sejahtera bagi saudara juga
Bersama : menyahut 5 3 4 5 6 5 4 5 . .
A . . . . . min
(Jemaat duduk kembali)
- INTROITUS : Wahyu 1:18
(Kristus berkata)
Aku telah mati, namun lihatlah , Aku hidup, sampai selama-lamanya
dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
Jemaat menyanyi : Maut Sudah Menyerah (KJ. 202:1-2)
1) Maut sudah menyerah,
kubur hilang kuasanya:
Jurus’lamat t’lah menang
dalam sinar cemerlang,
dalam sinar cemerlang.
2) Umat Tuhan, pandanglah
ke angkasa mulia
dan saksikan Penebus
masuk sorga yang kudus,
masuk sorga yang kudus.
- PEMBACAAN MAZMUR MINGGU PASKAH 118:14-24
Pria : TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku.
Wanita : Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: “Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,
Pria : tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!”
Wanita : Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.
Pria : TUHAN telah menghajar aku dengan keras, tetapi Ia tidak menyerahkan aku kepada maut.
Wanita : Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
Pria : Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
Wanita : Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.
Pria : Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.
Wanita : Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Pria : Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!
Wanita : Hosiana, terpujilah Tuhan!
Jemaat : Amin
- DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA
Pendeta : Tuhan memandang ke bawah dari sorga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah. Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah bejat, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak (Mazmur 14:2-3) Oleh karena itu, marilah kita merendahkan diri dihadapan Tuhan Allah seraya kita mengaku dosa kepadaNya. Mari kita berdoa …..(Doa syukur & pengakuan dosa oleh pendeta)
Nyanyian Jemaat : “Seperti Yang Kau Ingini”
Bukan dengan barang fana; Kau membayar dosaku
Dengan darah yang mahal; Tiada noda dan celah
Bukan dengan emas perak; Kau menebus diriku
Oleh segenap kasih; Dan pengorbananMu
Ku telah mati dan tinggalkan; Jalan hidupku yg lama
Semuanya sia-sisa; Dan tak berarti lagi
Hidup ini kuletakkan; Pada mesbahMu ya Tuhan
Jadilah padaku seperti; Yang kau ingini
- BERITA ANUGERAH : Roma 6:9-11
Pendeta : Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
Sebagai pelayan Tuhan Yesus Kristus, saya memberitakan anugerah pengampunan dosa kepada setiap orang yang dengan tulus ikhlas telah mengaku dosanya dihadapan Tuhan; dan pengampunan dosa bagi kita semua sudah terjadi didalam nama Allah: Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin.
Jemaat : menyambut dengan berdiri dan saling salam Namaste lalu berkata : “Tuhan Mengasihi dan sudah mengampuni kita”
- PETUNJUK HIDUP BARU : Roma 5:10-11
“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.”
Pujian kesanggupan : “Karya Terbesar”
Kasih yang terindah; Hati yang mulia
Hanya kutemukan di dalam-Mu; Yesusku
Pujian dari hatiku; Selalu di setiap waktuku
Tiada pernah berubah; Kasihku
Karya terbesar dalam hidupku
Pengorbanan-Mu yang s’lamatkanku
Engkaulah harta yang tak ternilai
Yang kumiliki dan kuhargai
Yesus Engkau kukagumi
(Jemaat duduk kembali)
- Pujian : VG. Remaja “Kar’na SalibMu”
- PELAYANAN FIRMAN
- Doa untuk Pembacaan Firman dan Kotbah
- Pembacaan Firman : Markus 16:1-8
16:1 Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.
16:2 Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.
16:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?”
16:4 Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.
16:5 Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Mereka pun sangat terkejut,
16:6 tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.
16:7 Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan-Nya kepada kamu.”
16:8 Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapa pun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-murid-Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.
Haleluya (3X)
- Khotbah
- Saat Teduh
- PADUAN SUARA/VG
- Pujian : PS. Jemaat “Alleluia Tugas Suci Sudah Purna”
(Jemaat berdiri)
- PENGAKUAN IMAN RASULI
(Jemaat duduk)
- PUJIAN JEMAAT
Jemaat menyanyikan : S’lamat di Tangan Yesus (KJ. 388:1)
1) S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya;
dalam teduh kasihNya aku bahagia.
Lagu merdu malaikat olehku terdengar
dari neg’ri mulia: damai sejahtera.
Refrein : S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya;
dalam teduh kasihNya aku bahagia.
- PENUTUPAN PEKAN PASKAH GKPB 2022
Pendeta : Sidang Jemaat kekasih Tuhan, bersama dengan jemaat se-GKPB di seluruh Bali, kita mengucap syukur kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja yang memiliki GKPB ini; Selama sepekan kita telah diperkenankan untuk mengisi, mengikuti, dan merayakan seluruh kegiatan Pekan Paskah 2022 dibawah Tema: “Menjadi Gereja Pembawa Keadilan” dan Sub tema: “Yesus…Ingatlah Akan Aku di Dalam Keadilanmu!”
Kiranya perayaan Paskah tahun 2022 ini senantiasa menjadikan kita pribadi yang memiliki semangat baru dalam menghidupi teladan Kristus, melalui sikap hidup berkeadilan bagi keluarga, gereja dan masyarakat yang berbasiskan kebenaran sejati-Nya.
Dengan diiringi rasa syukur dan semangat pelayanan inilah, maka sebagai hamba Tuhan Yesus Kristus, saya tutup pekan Paskah Gereja Kristen Protestan di Bali tahun 2022 ini dalam nama Allah: Bapa, Anak dan Roh Kudus, Amin!
(Jemaat bertepuk tangan yang meriah…dan duduk kembali)
- Pujian : Akémuni “S’bab Dia Hidup”
- WARTA JEMAAT
- DOA SYAFAAT
- PERSEMBAHAN : Mazmur 116:12,17-19
116:12 Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? 116:17 Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN, 116:18 akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya, 116:19 di pelataran rumah TUHAN, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem! Haleluya
Jemaat Menyanyi : Tuhan, Betapa Banyaknya (KJ. 393:1-dst)
1) Tuhan, betapa banyaknya berkat yang Kauberi,
teristimewa rahmatMu dan hidup abadi.
Refrein : T’rima kasih, ya Tuhanku atas keselamatanku!
Padaku telah Kauberi hidup bahagia abadi.
2) Sanak saudara dan teman Kaub’ri kepadaku;
berkat terindah ialah: ‘ku jadi anakMu. Reff…
3) Setiap hari rahmatMu tiada putusnya:
hendak kupuji namaMu tetap selamanya. Reff…
(Jemaat diundang berdiri)
DOA PERSEMBAHAN
MJ : Ya, Allah yang Maha Pengasih dan penyayang, saat kami membawa persembahan hari ini, kami bersyukur kepada-Mu oleh karena Engkau telah berkenan memberikan diriMu bagi kami sebagai korban tebusan hidup dan kehidupan kami. Kami bersyukur karena Engkau telah memberkati kami dengan melimpah-limpah berkatMu melalui usaha dan pekerjaan kami. Berkatilah hati dan tangan kami yang telah mempersiapkan serta rela memberikan persembahan ini di mezbah kudus-Mu; ampunilah kami karena sesungguhnya kami belum mampu memberikan yang terbaik kepada Tuhan. Berkenan ya Tuhan, Engkau senantiasa memberkati persembahan kami ini agar layak kami pakai demi hormat dan kemuliaan nama-Mu. Di dalam Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa dan bersyukur kepada-Mu ya Allah. Amin.
- PUJIAN : Hai Bangkit Bagi Yesus (KJ. 340:1-2)
1) Hai bangkit bagi Yesus, pahlawan salibNya!
Anjungkan panji Raja dan jangan menyerah.
Dengan semakin jaya Tuhanmu ikutlah,
sehingga tiap lawan berlutut menyembah.
2) Hai bangkit bagi Yesus, dengar panggilanNya!
Hadapilah tantangan, hariNya inilah!
Dan biar tak terbilang pasukan kuasa g’lap,
semakin berbahaya, semakin kau tegap.
- PENUTUP/BERKAT
Pendeta :
Jemaat Menyanyi : Haleluya 5X, Amin 3X
PETUGAS IBADAH MINGGU, 17 APRIL 2022
MAJELIS JEMAAT
| 1. Pnj. Lende Tanggela |
| 2. Pnj. Marliantini Korassa |
| 3. Pnj. Tuary Shinta R. Sitompul |
| 4. Pnj. Esther S. Budhiningsih |
| 5. Pnj. Krisna Putra |
| 6. Pnj. Supriyono |
| 7. Pnj. Bayu Widjayanto |
| 8. Pnj. Hendry L. Tobing |
| 9. Pnj. Perdana Bayu Aji |
| 10. Pnj. Jamiati |
| 11. Majelis Penatua |
| 12. Majelis Diaken |
| PELAYAN MUSIK | PEMANDU PUJIAN |
| Venny
Harry |
Advent
Shanti |
