Skip to main content

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI

Nomor : 45/II/09/11/2025

TATA IBADAH

HARI MINGGU KE-3 SEBELUM AKHIR TAHUN GEREJA

BULAN SYUKUR HUT KE-94 GKPB MINGGU, 9 NOVEMBER 2025

(warna liturgi : merah)

Tema GKPB :

Menjadi Gereja Pembawa Damai

Sub Tema : “Mewujudkan Kerajaan Allah Yang Mendamaikan Dan Memulihkan”

(Bdk. Lukas 17:21b)

Kebaktian I (Pk. 07.00) :

Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th

Kebaktian II (Pk. 10.00) :
Pdt. Tini Sandra Turalaki, S.Si., Teol

Kebaktian III (Pk. 18.00):
Pdt. I Putu Yosia Yogiartha, ST., M.Th

Persiapan Jemaat                                   : Doa pribadi Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

Pemandu Pujian, dan Organis             : Doa bersama di Konsistori


Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,

Majelis Jemaat yang bertugas keluar dari Konsistori menyalakan lilin Theophany di meja Perjamuan Kudus sebelum ibadah sebagai lambang kehadiran / penyataan / penampakan Allah.

  1. PANGGILAN BERIBADAH

Majelis:
Syalom, hari ini adalah hari perkenanan Tuhan, hari sukacita untuk memuliakan nama-Nya. Kita diundang untuk menjadi pembawa damai bagi setiap orang, lingkungan sekitar dan alam semesta. Kiranya damai Kristus beserta dengan kita.

Jemaat :
Kami mau menjadi pembawa damai-Mu, yang mendamaikan dan memulihkan.

Majelis:
Kita muliakan Tuhan dengan bernyanyi dari ….

Pujian  : M’RIKI JA NANGKIL RING HYANG YESUS (KP. 50:1-3)

Bait 1 :
Mriki ja nangkil Ring Hyang Yesus
Sampunang kantos kasep rawuh
Diastu dosa kalintang ageng
Ida ne ngesengin
Ambate liang manah iraga
Yen Kapanggih ring Sang Hyang Yesus
Pasti pacang kumpul ring swargan
Ring genahe langgeng

Bait 2 :
Mriki ja nangkil Ring Hyang Yesus
Siraja sane nandang kewuh
Diastu manahe leteh cemer
Ida ne ngesengin
Ambate liang manah iraga
Yen Kapanggih ring Sang Hyang Yesus
Pasti pacang kumpul ring swargan
Ring genahe langgeng

Bait 3 :
Mriki ja piragiang sabdan Ida
Sampunang ja iraga lenga
Rauh ja ring dina pujiki
Ida ne ngesengin
Ambate liang manah iraga
Yen Kapanggih ring Sang Hyang Yesus
Pasti pacang kumpul ring swargan
Ring genahe langgeng

 

Prosesi Pembawa Alkitab diikuti Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

2. VOTUM DAN SALAM

Pendeta :
Sidang Jemaat : Tuhan hadir ditengah-tengah kita. Marilah kita merendahkan diri di hadapan-Nya dan mengaku dengan bersama-sama mengucapkan :

Bersama :
Pertolongan kita datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya.

Pendeta :
Salam sejahtera dari Allah Tritunggal : Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus, kepada Saudara.

Jemaat :
(disambut dengan mengangkat tangan kanan sambil berucap)
Salam sejahtera bagi Saudara juga.

Bersama :
menyahut 5 3 4 5 6 5 4 5 . .

A ……………………………. min

(Jemaat duduk kembali)

3.INTROITUS : Matius 5:9 (TB2)

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."

Pujian : “KALA KU CARI DAMAI” – 2X

Kala ku cari damai hanya ku dapat dalam Yesus
Kala ku cari ketenangan hanya temui didalam Yesus
Tak seorang pun dapat menolong ku, tak seorang pun
Dapat menghiburku. Hanya Yesus jawaban hidupku.

Refrein:
Bersama Dia hatiku tenang walau dalam lembah kekelaman
Bersama Dia hatiku damai walau hidup penuh tantangan
Tak seorangpun dapat menolongku tak seorang pun dapat
Menghiburku hanya Yesus jawaban hidupku.

4. DOA BERKAT ANAK SEKOLAH MINGGU (Ibadah I, II)

5. PEMBACAAN MAZMUR MINGGU : Mazmur 90:1-14 (TB2)

Majelis :
1 Tuhan, Engkaulah perteduhan kami
Jemaat
: turun-temurun.

MJ :2  Sebelum gunung-gunung dilahirkan,

Jemaat :
bumi dan dunia diperanakkan, dari dahulu kala sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.

Majelis :
3  Engkau mengembalikan manusia kepada debu,

Jemaat :
dan berkata: “Kembalilah, hai Anak-anak manusia!”

Majelis :
4  Sebab di mata-Mu seribu tahun

Jemaat :
sama seperti hari kemarin yang telah berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

Majelis :
5 
Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya,

Jemaat :
di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa,

Majelis :
6
di waktu pagi bersemi dan bertumbuh,

Jemaat :
di waktu petang lisut dan layu.

Majelis :
7 
Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu,

Jemaat :
dan karena kobaran amarah-Mu kami menjadi gentar.

Majelis :
8 
Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu.

Jemaat :
bahkan yang tersembunyi pun dalam cahaya wajah-Mu.

Majelis :
9
Sungguh, segala hari kami berlalu karena geram-Mu,

Jemaat :
kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh.

Majelis :
10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun

Jemaat :
jika kami kuat, delapan puluh tahun,

Majelis :
dan kebanggaannya hanyalah kesukaran dan penderitaan;

Jemaat :
ya, sungguh cepat kami melayang lenyap.

Majelis :
11
Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu

Jemaat :
dan menyadari geram-Mu? Sehingga takut kepada-Mu?

Majelis :
12
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami,

Jemaat :
supaya kami beroleh hati yang bijaksana.

Majelis :
13 Kembalilah, ya TUHAN! Berapa lama lagi?

Jemaat :
sayangilah hamba-hamba-Mu!

Majelis :
14
Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu,

Jemaat :
supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hidup kami.

Majelis :
Haleluya!

Jemaat :
Amin.

6. DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA

Pendeta : Doa Syukur dan Pengakuan dosa
Jemaat Menyanyi : TUHANKU, BILA HATI KAWANKU (KJ. 467:1-3)

  1. Tuhanku, bila hati kawanku terluka oleh tingkah ujarku,
    dan kehendakku jadi panduku, ampunilah.

  2. Jikalau tuturku tak semena dan aku tolak orang berkesah,
    pikiran dan tuturku bercela, ampunilah.

  3. Dan hari ini aku bersembah serta padaMu, Bapa, berserah,
    berikan daku kasihMu mesra. Amin, amin.

7. BERITA ANUGERAH : I Petrus 1:3 (TB2)

Pendeta :
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah membuat kita lahir kembali melalui kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada hidup yang penuh pengharapan,

Jemaat  :
menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata

“Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”

8. PEMBACAAN HUKUM TUHAN : Matius 22:37-40 (TB2)

Pendeta :
Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Itulah perintah yang terutama dan yang pertama. Perintah yang kedua, yang sama dengan itu ialah: Kasihilah sesamamu manusia sep- erti dirimu sendiri. Pada kedua perintah inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Pujian : JUNJUNGAN YANG ’KU PILIH (NKB. 87:1-2)

  1. Junjungan yang ‘ku pilih: Yesusku Penebus.
    Yang bangkit dari mati, berkuasa seterus.
    Kendati banyak orang mengejek, mencela,
    ‘ku ikut suaraNya, lembut mesra.

Refrein :
Benar, benarlah hidup Yesusku.
Bersamaku di jalanku, suaraNya ‘ku dengar.
Benar, benarlah hidup Yesusku.
Dimana Dia ‘ku dengar? Di dalam hatiku!

2. Di mana, kapan saja KasihNya pun jelas.
Di saat ‘ku gelisah dihibur ‘ku lekas.
Di hujan, angin ribut, dipimpin langkahku,
‘ku yakin, kami nanti ‘kan bertemu.
Reff…

9.  PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN

  1. Doa untuk Pembacaan Firman Tuhan
  2. Pembacaan Firman : Lukas 6:27-38 “Kasihilah Musuhmu” ; “Jangan Menghakimi (TB2)

    6:27 “Tetapi, kepada kamu yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuh-musuhmu, berbuatlah baik kepada mereka yang membenci kamu,

    6:28 berkatilah mereka yang mengutuk kamu; berdoalah bagi mereka yang berbuat jahat terhadap kamu.

    6:29 Siapa yang menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipi-mu yang lain. Siapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengam-bil bajumu.

    6:30 Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu. Janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu.

    6:31 Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, per-buatlah juga demikian kepada mereka.

    6:32  Jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu?

    Sebab, orang berdosa pun mengasihi orang yang mengasihi mereka.

    6:33 Jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang berdosa pun berbuat demikian.

    6:34 Jikalau kamu memberi pinjaman kepada orang, dan berharap akan menerima kembali, apakah jasamu? Orang berdosa pun memberi pin-jaman kepada orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.

    6:35 Tetapi, kamu, kasihilah musuh-musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan tanpa mengharapkan balasan apa pun, Upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Maha Tinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan yang jahat.

    6:36 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu murah hati.”

    6:37 “Janganlah menghakimi, dan kamu pun tidak akan dihakimi. Janganlah menghukum, dan kamu pun tidak akan dihukum. Ampunilah dan kamu akan diampuni.

    6:38 Berilah dan kamu akan diberi: Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang diguncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam pangkuanmu. Sebab, ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

(diakhiri dengan sahutan/pujian Haleluya 3X)

c. Khotbah

d. Saat teduh

  • Persembahan Pujian : Gita Swara WS JKK “Dalam KasihMu” – Ibadah II

(Jemaat berdiri)

10. PENGAKUAN IMAN RASULI

(Jemaat duduk kembali)

11. WARTA JEMAAT

12. DOA SYAFAAT

13. PERSEMBAHAN : Galatia 6:2 (TB2)

Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

Pujian : KUB’RI PERSEMBAHAN (KJ. 302:1-dst)

  1. Kub’ri persembahan pada Tuhanku sambil puji Yesus, Jurus’lamatku.
  2. Dengan sukaria kub’ri padaMu dan merasa kaya dalam Tuhanku.
  3. Mari kawan-kawan, rela hatilah bawa persembahan; datanglah seg’ra.

(Jemaat berdiri)

  • DOA PERSEMBAHAN

14. PENGUTUSAN DAN BERKAT

Nyanyian : TIAP LANGKAHKU (NKB. 188:1)

  1. Tiap langkahku diatur oleh Tuhan dan tangan kasihNya memimpinku.
    Di tengah badai dunia menakutkan, hatiku tetap tenang teduh.

Refrein :
Tiap langkahku ‘ku tahu yang Tuhan pimpin
ke tempat tinggi ‘ku dihantarnNya,
hingga sekali nanti aku tiba di rumah Bapa sorga yang baka.

15. PENUTUP/BERKAT

Pendeta :
(mengucapkan kata-kata pengutusan yang disertai sebuah pesan yang diambil dari inti khotbah lalu mengucapkan berkat sambil mengendangkan tangan dan mengakhirinya dengan ucapan
Haleluya-Amin)

Jemaat :
(mengambil gesture tangan “nunas” (dengan posisi tangan kanan diatas), selesai berkat menyahut dengan pujian :
Haleluya (5X), Amin (3X)

(Jemaat tetap berdiri)

16.PROSESI PULANG : TIAP LANGKAHKU (NKB. 188:2)

2. Di waktu imanku mulai goyah dan bila jalanku hampir sesat,
‘ku pandang Tuhanku, Penebus dosa, ‘ku teguh sebab Dia dekat. Reff…

 

Pendeta menuju meja perjamuan berdoa singkat, mematikan lilin Theophani
lalu meyerahkan Alkitab kepada Majelis Jemaat,
kemudian Pendeta dan Majelis jemaat bersama-sama menuju pintu keluar untuk berjabat tangan dengan Warga Jemaat dan kembali ke konsistori.

 

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI
JEMAAT KRISTUS KASIH DENPASAR
© 2026 GKPB JKK. All rights reserved.