LITURGI HARI MINGGU I SESUDAH TRINITATIS

SERTA HARI BUMI &

HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA

MINGGU, 6 JUNI 2021

 

Tema:

RESTORE OUR EARTH (PULIHKAN BUMI KITA)

 

Kebaktian I       Pk. 07.00  : Pdt. I Made Budiarsa, M.Si

Kebaktian  II      Pk. 10.00  : Pdt. I Made Budiarsa, M.Si

 

Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

~Kisah Para Rasul 5:29~

(Ayat bulan Juni 2021)

 

Persiapan Jemaat    : Doa pribadi

  Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

  Pemandu Pujian, dan Organis    : Doa bersama di Konsistori

 

 

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,

Majelis keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani,

diikuti Majelis yang membawa Alkitab dan Pelayan Jemaat.

 (jemaat diundang berdiri)

  1. PANGGILAN BERIBADAH

Majelis    :     Mulialah Sang Khalik yang telah bersabda sehingga segala sesuatu jadi, pun sungguh amat baik seluruh buatan tangan-Nya. Bak penjunan yang membentuk suatu mahakarya yang indah dalam tiap sentuhannya, demikianlah TUHAN Allah kita mencipta dan memelihara buah karya-Nya dengan kesempurnaan kuasa-Nya yang tak terselami.

Jemaat  :  Bangkitlah seluruh ciptaan-Nya! Elukanlah Ia yang ada dan membuat segalanya ada. Junjunglah Mukhalismu dengan sepenuh jiwa-ragamu.

Majelis  :  Kiranya segenap yang bernafas memuliakan keagungan-Nya yang mengatasi langit dan bumi. Dari padang belantara hingga samudera raya, menggegaplah sukaria segenap makhluk yang memenuhi pertiwi. Mari kita angkat pujian : Muliakan Allah Bapa (KJ. 242:1-3)

1) Muliakan Allah Bapa, muliakan PutraNya,

        muliakan Roh Penghibur, Ketiganya Yang Esa!

        Haleluya, puji Dia kini dan selamanya!

 

2) Muliakan Raja Kasih yang menjadi Penebus,

        yang membuat kita waris KerajaanNya terus.

  Haleluya, puji Dia, Anakdomba yang kudus!

 

3) Muliakan Raja sorga, Raja G’reja yang esa,

  Raja bangsa-bangsa dunia; langit-bumi nyanyilah!

  Haleluya, puji Dia, Raja Mahamulia!

 

Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

 

  1. VOTUM DAN SALAM

Pendeta  :  Jemaat kekasih Kristus, hormat dan puja patutlah kita haturkan bagi Dia yang ada dari kekal sampai kekal, yakni Tuhan Allah yang menjadikan segala sesuatu dengan sungguh amat baik itu. Kini marilah kita merendahkan diri di hadapan-Nya seraya mengaku demikian:

Bersama  :    Pertolonganku datang dari Allah Bapa di surga, Khalik langit dan bumi beserta segala isinya. Ia yang berlimpah kasih setia dan tiada pernah meninggalkan buatan tangan-Nya.

Pendeta  :    Salam sejahtera dari Allah Tritunggal kepada saudara.

Jemaat  :    Salam sejahtera bagi saudara juga.

Bersama  :  menyahut  5   3   4   5   6   5   4   5  .   .

A    .    .     .     .     .     min

(Jemaat duduk kembali)

  1. INTROITUS : Lukas 10:16

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya :

Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku;

dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku.

 

Jemaat menyanyi : ’Ku Ingin Menyerahkan (KJ. 441:1-2)

 

1) ‘Ku ingin menyerahkan seluruh hidupku,

        sekalipun tak layak, kepada Tuhanku.

        Kubunuh keinginan dan hasrat hatiku,

        supaya hanya Tuhan mengisi hidupku.

 

2) Di waktu kesusahan tak usah ‘ku gentar;

          dib’riNya perlindungan, hatiku pun segar.

    DarahNya dicurahkan, nyawaNya pun dib’ri,

    teruraslah jiwaku, hidupku berseri.

 

  1. PEMBACAAN MAZMUR MINGGU : Mazmur 34:2-11

MJ    :2  Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu;

Jemaat    :  puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.

MJ    :3  Karena TUHAN jiwaku bermegah;

Jemaat         :             biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.

MJ                  :4      Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku,

Jemaat         :             marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!

MJ    :5  Aku telah mencari TUHAN, lalu Ia menjawab aku,

Jemaat    :  dan melepaskan aku dari segala kegentaranku.

MJ    :6  Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya,

Jemaat    :  maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu.

MJ    :7  Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar;

Jemaat    :  Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

MJ    :8  Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia,

Jemaat    :  lalu meluputkan mereka.

MJ    :9  Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya TUHAN itu!

Jemaat    :  Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

MJ    :10  Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus,

Jemaat    :  sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!

MJ    :11  Singa-singa muda merana kelaparan,

Jemaat    :  tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatu pun yang baik.

MJ    :  Haleluya!

Jemaat    :            Amin.

 

  1. LITANIA PENGAKUAN DOSA

Pendeta  :  Saudaraku para kekasih Kristus, dalam persekutuan yang dikenan-Nya ini, marilah sejenak kita kenangkan tiap karya kasih-Nya dalam hidup yang telah kita lalui bersama. Bahkan dengan kerendahan hati pula kiranya kita menyadari segala bentuk keberdosaan kita di hadapan-Nya sekaligus memintakan belas kasih-Nya atas kita. Kini mari kita berserah diri kepada Tuhan.

Bapa yang baik, kami umat-Mu menghampiri pelataran-Mu yang kudus untuk mengingat serta mensyukuri segala hal yang Dikau anugerahkan dalam hidup kami.

Jemaat  :  Sejatinya kami ini hanyalah debu dan abu, namun Engkau berkenan untuk mendandani kami dengan kehidupan dan kemuliaan. Bahkan Engkau pun telah memanggil dan mengaruniakan kuasa kepada kami atas seluruh ciptaan-Mu.

Pendeta  :  Di tempat kami berpijak ini telah Kauhadirkan berbagai jenis tetumbuhan dan ragam satwa untuk kami usahakan dengan sebaik-baiknya. Sesungguhnya sejak semula keanekaragaman hayati telah Engkau rangkai ke dalam suatu jalinan harmoni yang begitu indah di atas bumi nan permai ini.

Jemaat  :  Maka layaklah kami syukuri segenap karya-Mu yang sungguh melampaui akal itu. Terimalah hormat, puji, dan sembah kami ya Mahaperkasa!

Pendeta    :     Bapa yang rahmani, di balik rasa syukur kami atas karunia-Mu yang tak terkatakan itu, secara jujur kami pun mengaku bahwa hidup kami tak sepenuhnya berpadanan dengan kehendak-Mu. Telah nyata bahwa pikiran, perkataan, dan perbuatan kami tidak lagi menyenangkan Tuhan serta tidak lagi memancarkan berkat bagi sesama dan lingkungan.

Jemaat  :  Sungguhlah kami tidak lagi mampu menghayati keterpanggilan kami untuk mengusahakan bumi dan segala isinya, yang telah Engkau jadikan dengan amat baik itu. Kami tidak sungguh-sungguh lagi dapat melibatkan diri kami demi utuh dan lestarinya ciptaan-Mu.

Pendeta  :  Karena kerakusan kami, maka eksploitasi terhadap sumber daya bumi seakan tiada henti kami lakukan. Akibatnya, bencana alam, kerusakan ekosistem, wabah penyakit, serta kepunahan masal atas spesies tertentu menjadi gelombang yang tak terbendung lagi.

Jemaat  :  Di beberapa belahan dunia, kapitalisme merajalela dengan begitu luasnya. Sikap loba yang tiada habisnya telah membuat sesama kami hidup dalam derita berkepanjangan. Sungguh kami telah abai terhadap apa yang menjadi tanggung jawab kami di tengah-tengah dunia. Ya Bapa yang Mahakasih, ampunilah kami umat-Mu yang berlumur dosa ini!

Bersama  :  Bapa sorgawi, inilah ungkapan sujud dan sungkur kami di hadapan-Mu. Baharuilah hati dan hidup kami seluruhnya demi tegak dan kukuhnya keterpanggilan kami untuk menghadirkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaan-Mu. Dalam Kristus Yesus kami berseru. Amin.

 

Jemaat Menyanyi  : ’Ku Diberi Belas Kasihan (KJ. 39:1, 3)

 

1) ‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku;

    tadiku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmatMu!

    Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia,

    kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia!

 

3) Ini tetap pengakuanku, jikalau orang ingin tahu:

    hanya berkat pengasihanMu rukunlah aku dan Engkau.

    ‘Ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmatMu,

    ‘ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmatMu!

 

  1. BERITA ANUGERAH : Efesus 1:3-4

1:3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

 (Jemaat berdiri)

  1. PETUNJUK HIDUP BARU : Matius 5:9            

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Jemaat Menyanyi : Tuhan Allah T’lah Berfirman (KJ. 53:1-3)

 

Refrain : Tuhan Allah t’lah berfirman, Haleluya,

pada umat sabda hikmat, Haleluya!

 

1) Buka telinga, hai umatNya, Kabar yang baik dengarkanlah!

        Buka hatimu: Tuhan datang, hai yang beriman! Reff…

 

2) Barangsiapa bertelinga, jangan menutup hatinya;

  yang mau belajar, hai dengarlah Firman yang Baka! Reff…

 

3) Umat menyambut Jurus’lamat yang dinantikan dunia;

  timur dan barat satu jalan, Tuhan Pandunya. Reff…

(Jemaat duduk kembali)

  1. PEMBERITAAN FIRMAN
  • Doa untuk Pembacaan Firman dan Kotbah
  • Pembacaan Firman  :   Yunus 1:1-2, 11                                                          

1:1   Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian:

1:2   “Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.”

1:11 Bertanyalah mereka: “Akan kami apakan engkau, supaya laut menjadi reda dan tidak menyerang kami lagi, sebab laut semakin bergelora.”

  • Kotbah
  • Saat teduh (diiringi instrumental)

 (Jemaat berdiri)

  1. PENGAKUAN IMAN RASULI

(Jemaat duduk kembali)

  1. PROSESI PERAYAAN HARI BUMI

(Pendeta turun dari mimbar dan mengambil salah satu tanaman.)

 

Pendeta  :  Saudaraku yang terkasih, tatkala Tuhan Allah menempatkan manusia yang pertama di taman Eden, Ia memberikan suatu mandat mulia baginya untuk dapat mengusahakan dan mengelola seluruh ciptaan-Nya yang sungguh amat baik itu. Panggilan inilah yang kiranya tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita di bumi ini. Tanaman ini merupakan simbol kehidupan yang Tuhan titipkan kepada kita, untuk dapat kita jaga dan rawat dengan baik sehingga terpenuhilah maksud serta kehendak Tuhan yang telah menjadikan kita dengan begitu rupa seturut gambar-Nya yang mulia.

 

(Pendeta memanggil kelima perwakilan Lembaga Kategorial dan membagikan tanaman kepada masing-masing perwakilan. Prosesi ini dapat dibantu seorang Majelis Jemaat. Kemudian semua anggota Lembaga Kategorial membacakan narasi komitmen secara bergantian.)

 

PGSMR  :  Dengan pertolongan Tuhan kami siap bertekun mengisi dan membekali diri kami dengan berbagai wawasan tentang lingkungan hidup. Dengan bekal itu kiranya kami mampu mengedukasi putra-putri kami tentang arti penting menjaga dan merawat sumber daya alam di sekitar mereka. Kiranya anak-anak kami sedari dini dapat pula menjadi duta-duta Kristus yang setia dan sedia berperan secara aktif demi indah dan lestarinya lingkungan di mana mereka berada.

PPK             :     Di dalam kasih Kristus kami bertekad untuk turut serta menjadi motor penggerak dalam upaya pelestarian lingkungan dan giat membawa pesan damai bagi sesama dengan mengkampanyekan hidup bersih serta mendorong gerakan masyarakat sehat dalam setiap kesempatan yang ada. Pemanfaatan ragam media juga akan kami maksimalkan guna menyebarluaskan pesan-pesan positif dan persuasif kepada khalayak umum demi terwujudnya komunitas yang peduli lingkungan hidup.

PWDK  :  Hikmat Tuhan kiranya memampukan kami untuk dapat mengelola limbah rumah tangga dengan sebaik-baiknya melalui gerakan pemilahan sampah serta melibatkan diri secara aktif dalam program bank sampah. Peran kami dalam hal sederhana ini kiranya berdampak besar bagi masa depan bumi yang akan kami wariskan kepada anak-cucu kami.

PBKW  :  Di tengah maraknya aksi yang tidak bertanggung jawab seperti penebangan hutan dan perburuan liar, kiranya kami dapat menjadi teladan yang baik di tengah-tengah masyarakat dengan tidak melakukan perbuatan serupa hanya untuk kepentingan dan kesenangan sesaat. Sebaliknya dengan aksi penanaman pohon dan tidak sembarang membunuhi hewan, kami mendambakan agar keseimbangan ekosistem kembali mengalami pemulihan dari waktu ke waktu.

PWSKJ  :  Bapa di sorga kiranya sedia menguatkan semangat kami untuk terus mendoakan upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup. Teguhkanlah itikad kami untuk turut serta melakukan kegiatan-kegiatan positif dan berdaya guna di lingkungan tempat tinggal kami, seperti mengusahakan kebun hidroponik maupun menjaga lingkungan kami tetap hijau dan asri dengan menanam serta menempatkan beragam jenis tumbuhan di sekitar rumah kami.

 

Pendeta  :  Tanaman yang saudara-saudara pegang akan saudara bawa kembali ke tempat duduk masing-masing. Hal ini mengandung makna agar kita semua tetap giat memenuhi keterpanggilan kita untuk merawat keanekaragaman hayati yang Tuhan titipkan kepada kita melalui ungkapan komitmen yang tadi kita nyatakan bersama. Kiranya momen yang baik ini akan menggugah kita semua untuk kembali menghayati amanat yang Tuhan beri kepada kita sejak permulaan zaman.

 

(Perwakilan Lembaga Kategorial kembali ke tempat masing-masing dengan tetap membawa tanaman yang mereka pegang. Jemaat diundang berdiri untuk menyanyikan : Betapa Kita Tidak Bersyukur (KJ 337:1) bagian reff diulang 1x)

 

1) Betapa kita tidak bersyukur

  bertanah air kaya dan subur;

  lautnya luas, gunungnya megah,

  menghijau padang, bukit dan lembah.

        Reff :   Itu semua berkat karunia

                        Allah yang Agung, Mahakuasa;

                        itu semua berkat karunia

                        Allah yang Agung, Mahakuasa.

 

  1. WARTA JEMAAT

 

  1. DOA SYAFAAT

(Secara khusus diselipkan pokok doa yang berkenaan dengan upaya-upaya konservasi/ pelestarian lingkungan, mohon hikmat agar kita dimampukan untuk turut ambil bagian dalam pemeliharaan keutuhan ciptaan, serta mohon pemulihan dari Tuhan atas keberadaan bumi yang kita diami.)

 

 

  1. PERSEMBAHAN

Majelis  :  Jemaat yang dikasihi Tuhan, saat ini diberi kesempatan bagi kita untuk menyatakan tanda syukur melalui pengumpulan persembahan. Sebelum persembahan kita haturkan, terlebih dahulu dengarkanlah petikan nats yang demikian bunyinya: “Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit, dengan pengetahuan-Nya air samudera raya berpencaran dan awan menitikkan embun.” (Amsal 3 : 19-20).

 

Seiring dengan pengumpulan persembahan ini, kita bersama mengangkat pujian : Bumi dan Langit, Pujilah (KJ. 286:1-4)

 

1) Bumi dan langit, pujilah Yang Tinggi dan Kudus:

  firmanNya mahamulia dan jalanNya tentu.

 

2) Betapa kasih hikmatNya! Kendati kita aib:

  Sang Adam Baru menjelma,Penolong yang ajaib.

 

3) O hikmat kasih! Dialah tak jatuh diserang:

  di dalam darah-daging pun berjuang dan menang.

 

4) Tak sekedar karunia yang dimilikiNya:

  hakekat Allah yang kekal yaitu kodratNya.

(Jemaat diundang berdiri)

DOA PERSEMBAHAN

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : “Sungguhku Bangga Bapa”

 

Sungguhku bangga Bapa punya Allah seperti Engkau

  Sungguhku bangga Yesus atas sgala pengorbananMu

  Tak ingin aku hidup lepas dari  kasihMu

  KasihMu menyelamatkan dan briku pengharapan

 

    Kini kupersembahkan apa yang aku miliki

    Memang tiada berarti bila dibanding dengan kasihMu

    Namun ku ingin memberi dengan sukacita dihati

    Karna ku tahu ini menyenangkan   hatiMu

  1. PENUTUP/BERKAT

Pendeta    :     Saudaraku, rangkaian ibadah di tengah-tengah persekutuan kita saat ini sudah usai, namun ibadah kita yang sejati baru akan dimulai tatkala kita kembali ke tengah-tengah kehidupan kita masing-masing. Melalui sabda Tuhan hari ini kiranya kita tetap diingatkan untuk turut ambil bagian dalam pemeliharaan keutuhan ciptaan Allah. Kini pulanglah dengan sukacita dan melimpahlah berkat dari Tuhan atas kita semua:

 

(Mazmur 121 : 5, 7, 8)

“TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu.

TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan;

Ia akan menjaga nyawamu.

TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.”

HALELUYA! AMIN.

 

(Jemaat merespon dengan pujian: NKB 225 “Haleluya! Amin!”)

 

 

PETUGAS IBADAH MINGGU, 6 JUNI 2021

KEBAKTIAN I (07.00) KEBAKTIAN II (10.00)
  1.  Pnt. Magdalena Hehakaya Pnj. Ni Nym Ayu Mirah S.
  2.  Pnj. R. Suyarto Dkn. RE. Takari Palinggi
  3.  Dkn. Rusmini Pnj. Lende Tanggela
  4.  Dkn. Abner Cahya Bawono Dkn. Haryono Wonojoyo
  5.  Pnj. Esther S. Budhiningsih Pnj. Tuary Shinta R. Sitompul
  6.  Pnt. I Gst Rai Daniel Ari P. Pnt. Christimulia P. Trimurti

 

TUGAS PELAYAN MUSIK PEMANDU PUJIAN
Kebaktian I Cahyo

Harry

Neno

Joseph

Kebaktian II Joses

Christian H

Yohan

Advent

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                            

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI
JEMAAT KRISTUS KASIH DENPASAR
© 2026 GKPB JKK. All rights reserved.