Skip to main content

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI

Nomor : 44/I/02/11/2025

TATA IBADAH

HARI MINGGU XX SESUDAH RINITATIS DAN BULAN SYUKUR

HUT GKPB KE-94 TAHUN MINGGU, 2 NOVEMBER 2025

(warna liturgi : merah)

Tema GKPB :

Menjadi Gereja Pembawa Damai

Sub Tema : “Mewujudkan Kerajaan Allah Yang Mendamaikan Dan Memulihkan”

(Bdk. Lukas 17:21b)

Kebaktian I (Pk. 07.00) :
Pdt. I Putu Yosia Yogiartha, ST., M.Th

Kebaktian II (Pk. 10.00) :
Pdt. I Putu Yosia Yogiartha, ST., M.Th

Kebaktian III (Pk. 18.00):
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th

Persiapan Jemaat                                   : Doa pribadi Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

Pemandu Pujian, dan Organis             : Doa bersama di Konsistori


Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,

Majelis Jemaat yang bertugas keluar dari Konsistori menyalakan lilin Theophany di meja Perjamuan Kudus sebelum ibadah sebagai lambang kehadiran / penyataan / penampakan Allah.

  1. PANGGILAN BERIBADAH

MJ:
Dalam rangkaian Bulan syukur HUT Ke-94 GKPB 2025 ini. kita diajak
untuk terus mengingat kasih setia Tuhan bagi umat dan gerejaNya dan bersyukur seperti ajakan Pemazmur kepada Umat PilihanNya, Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun (Mazmur.100). Marilah kita mulai ibadah saat ini dengan :

Pujian : PUJILAH TUHAN SANG RAJA (KJ. 10:1-2)

1) Pujilah Tuhan, Sang Raja yang Maha mulia
Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia
Datang bekaum, b’ri lah musik mu ber-gaung, Angkat puji -pujian

2) Pujilah Tuhan, segala kuasa padaNya
Sayap kasihNya yang aman mendukung anakNya
Tiada ter’pri yang kepadamu di b’ri Tidakkah itu kau rasa?

Prosesi Pembawa Alkitab diikuti Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

2. VOTUM DAN SALAM

Pendeta :
Sidang Jemaat, Tuhan hadir ditengah-tengah ibadah pembukaan
bulan syukur HUT ke-94 GKPB. Marilah kita merendahkan diri dihadapan-Nya dan mengaku dengan bersama-sama mengucapkan :

Bersama :
Pertolongan kita datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan
bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya.

Pendeta :
Salam sejahtera dari Allah Tritunggal : Bapa, Tuhan Yesus Kristus
dan Roh Kudus, kepada Saudara.

Jemaat :
(disambut dengan mengangkat tangan kanan sambil berucap)

Salam sejahtera bagi Saudara juga.

Bersama :
menyahut 5 3 4 5 6 5 4 5 . .

A ……………………………. min

(Jemaat duduk kembali)

3.INTROITUS : Mikha 6:8 (TB2)
“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Apakah yang dituntut TUHAN darimu selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"

Pujian : “KU TETAP SETIA”

Seperti wanita mengurapi-Mu Menangis dibawah kakiMu

Demikian hidupku mau mengasihi-Mu Yesus Engkau baik bagiku

Sampai akhir kumenutup mata kutetap setia menanti janji-Mu

Sampai kudapatkan mahkota kehidupanku Ku tetap setia, tuk melayani-Mu

4. DOA BERKAT ANAK SEKOLAH MINGGU (Ibadah I, II)

5. PEMBACAAN MAZMUR MINGGU : Mazmur 32:1-5, 10-11 (TB2)

MJ :
101 Aku menahan kakiku dari segala jalan yang jahat,

Jemaat
:
supaya aku berpegang pada irman-Mu.

MJ :
102 Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu,

Jemaat
:
sebab Engkaulah yang mengajar aku.

MJ :
103 Betapa manisnya janji-Mu itu di lidahku,

Jemaat
:
lebih manis daripada madu di mulutku.

MJ :
104 dari titah-titah-Mu, ku peroleh pengertian

Jemaat :
itulah sebabnya aku membenci segala jalan serong.

MJ :
105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku

Jemaat
:
dan terang bagi jalanku.

MJ :
106 Aku telah bersumpah dan aku akan menepatinya,

Jemaat :
untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil.

MJ :
107 Aku sangat tertindas,

Jemaat :
ya TUHAN, buatlah aku hidup sesuai dengan irman-Mu.

MJ :
108 Berkenanlah, ya TUHAN, akan persembahan puji-pujianku,

Jemaat
:
dan ajariah aku hukum-hukum-Mu.

MJ : Haleluya!

Jemaat : Amin.

6. DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA

Pendeta : Doa Syukur dan Pengakuan dosa

Jemaat Menyanyi : SANG HYANG WIDI SUCI (KP. 44:1-2) ; YA ALLAHKU, DI CAHYAMU (KJ. 25:4-5)

Bait 1 :
Sang Hyang Widi sane ngaksi,
sahananing manusa
Taler wikan indik titiang,
Ngamargiang dursila.

Bait 2 :
Titiang luput saking dosa,
wantah saking sih Ida.
Sang Hyang Yesus ne kapentang.
Mrastayang dosan titiang.

4. Ya amin, ya, di Golgota ditanggungNya dosaku
dan darahNya yang mulia menghapus aib jiwaku.

5.Ya Tuhanku, percayaku kiranya
Kautumbuhkan, hingga teguh di kasihMu yang baik kulakukan.

 

7. BERITA ANUGERAH : Yohanes 4:10 (TB2)

Pendeta :
Sebab, Ia mati, yakni mati terhadap dosa, satu kali untuk selama- lamanya. Namun, Ia hidup yakni hidup bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: Bahwa kamu telah mati terhadap dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Jemaat  :
menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata

“Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”

8. PEMBACAAN HUKUM TUHAN : Matius 22:37-40 (TB2)

Pendeta :
Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Itulah perintah yang terutama dan yang pertama. Perintah yang kedua, yang sama dengan itu ialah: Kasihilah sesamamu manusia sep- erti dirimu sendiri. Pada kedua perintah inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Pujian : KUNYANYIKAN KASIH SETIA TUHAN (PKJ. 14:1)

Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.
Kututurkan tak jemu kasih setiaMu,
Tuhan; kututurkan tak jemu
kasih setiaMu turun temurun.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya, selamanya.
Kunyanyikan kasih setia Tuhan selamanya,
kunyanyikan s’lamanya.

9.  PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN

  1. Doa untuk Pembacaan Firman Tuhan
  2. Pembacaan Firman : Kejadian 8:18-22, 9:12-17 “Air Bah Surut” ; “Perjanjian Allah Dengan Nuh” (TB2)

8:18 Lalu keluarlah Nuh bersama anak-anaknya, istrinya, dan istri anak- anaknya.

8:19 Segala binatang liar, segala binatang melata dan segala burung, semua yang bergerak di bumi, masing-masing menurut jenisnya, juga keluar dari bahtera itu.

8:20 Nuh kemudian mendirikan mezbah bagi TUHAN. Ia mengambil beberapa ekor binatang dari segala hewan yang tahir, juga dari segala burung yang tahir, lalu mempersembahkan kurban bakaran di atas mezbah itu.

8:21 Ketika TUHAN mencium aroma yang menyenangkan itu, berkatalah TU- HAN dalam hati-Nya “Aku tidak akan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun kecenderungan hatinya jahat sejak kecil, dan Aku tak- kan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

8:22 Selama bumi masih ada, tidak akan berhenti musim menabur dan menuai, musim dingin dan panas, musim kemarau dan hujan, siang dan malam.”

9:12 Allah berirman: “Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan kamu serta segala makhluk hidup, yang bersamamu, turun-temurun, untuk selama-lamanya:

9:13 Busur-Ku Kutaruh di awan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi. 9:14 Apabila Aku mendatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di

awan,

9:15 Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk hidup, segala yang bernyawa. Tidak akan ada lagi air yang menjadi air bah untuk memusnahkan segala makhluk.

9:16 Jika busur itu ada di awan, Aku akan melihatnya, dan mengingat perjan- jian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk hidup, segala ma- khluk yang ada di bumi.”

9:17 Berirmanlah Allah kepada Nuh, “Inilah tanda perjanjian yang Kubuat an- tara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi.”

(diakhiri dengan sahutan/pujian Haleluya 3X)

c. Khotbah

d. Saat teduh

(Jemaat berdiri)

 

10. PENGAKUAN IMAN RASULI

  • PELANTIKAN DAN DOA UNTUK PENGURUS REMAJA PERIODE 2025-2027 – Ibadah I

(Jemaat duduk kembali)

11. WARTA JEMAAT

12. DOA SYAFAAT

13. PERSEMBAHAN : Mazmur 50:23 (TB2) 

Siapa yang mempersembahkan kurban syukur, ia memuliakan Aku; orang yang benar jalannya, akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari Allah.”

Pujian : T’RIMA KASIH, YA TUHANKU (NKB. 134:1-dst)

  1. T’rima kasih ya Tuhanku, atas hari pemberian-Mu.
    Hari baru limpah rahmat dan dipenuhi oleh kasih-Mu.
    Kaucurahkan pada umat-Mu, Kaucurahkan pada umat-Mu

  2. T’rima kasih atas waktu yang Dikau tawarkan padaku,
    agar dalam masa muda aku belajar tentang kasih-Mu,
    yang besar dan mulia itu, yang besar dan mulia itu.

  3. Kan kupakai waktu itu melakukan tanggung jawabku
    dan menolong sesamaku menurut irman serta karya-Mu, kar’na itu makna kasih-Mu,
    kar’na itu makna kasih-Mu.

  4. Puji syukur kuucapkan atas waktu yang Kauciptakan.
    Kutaati, kuhargai, di dalam kata dan perbuatanku
    agar nyata hidup beriman, agar nyata hidup beriman.

(Jemaat berdiri)

  • DOA PERSEMBAHAN

14. PENGUTUSAN DAN BERKAT

Nyanyian : “APA YANG KAU ALAMI KINI”

Apa yang kau alami kini Mungkin tak dapat Engkau mengerti

Cobaan yang engkau alami Tak melebihi kekuatanmu

Tuhanmu tak akan memberi Ular beracun pada yang minta roti

Satu hal tanamkan di hati Indah semua yang Tuhan bri Tangan Tuhan sedang merenda Suatu karya yang agung mulia

Saatnya kan tiba nanti Kau lihat pelangi kasihNya


15. PENUTUP/BERKAT

Pendeta :
(mengucapkan kata-kata pengutusan yang disertai sebuah pesan yang diambil dari inti khotbah lalu mengucapkan berkat sambil mengendangkan tangan dan mengakhirinya dengan ucapan
Haleluya-Amin)

Jemaat :
(mengambil gesture tangan “nunas” (dengan posisi tangan kanan diatas), selesai berkat menyahut dengan pujian :
Haleluya (5X), Amin (3X)

(Jemaat tetap berdiri)

 

16.PROSESI PULANG : “APA YANG KAU ALAMI KINI”

Pendeta menuju meja perjamuan berdoa singkat, mematikan lilin Theophani

lalu meyerahkan Alkitab kepada Majelis Jemaat,

kemudian Pendeta dan Majelis jemaat bersama-sama menuju pintu keluar untuk berjabat tangan dengan Warga Jemaat dan kembali ke konsistori.

 

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI
JEMAAT KRISTUS KASIH DENPASAR
© 2026 GKPB JKK. All rights reserved.