GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI
JEMAAT KRISTUS KASIH DENPASAR
Nomor : 41/II/12/10/2025
Tata Ibadah
Hari Pekabaran Injil Indonesia (HPII) &
Hari Perjamuan Kudus se-Dunia (HPKD)
MINGGU, 12 OKTOBER 2025
HARI MINGGU XVII SESUDAH TRINITATIS
(warna liturgi : merah)
Menggunakan Tata Ibadah
Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS)
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI)
Kebaktian I (Pk. 07.00) :
Pdt. I Putu Yosia Yogiartha, ST., M.Th
Kebaktian II (Pk. 10.00) :
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th
Kebaktian III (Pk. 18.00):
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th
Sakramen Perjamuan Kudus Kerumah :
Pdt. Tinni Sandra Turalaki, S.Si., Teol &
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th
Persiapan Jemaat : Doa pribadi Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat
Pemandu Pujian, dan Organis : Doa bersama di Konsistori
Majelis Jemaat yang bertugas keluar dari Konsistori menyalakan lilin teofani di meja Perjamuan Kudus sebelum ibadah sebagai lambang kehadiran / penyataan / penampakan Allah.
Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,
MJ :
Umat Tuhan diseluruh belahan bumi, pada hari ini kita bersama- sama merayakan Hari Pekabaran Injil Indonesia. Kita diingatkan akan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus. Bersamaan dengan itu, kita diundang untuk makan dan minum dalam Perjamuan Kudus seDunia 2025. Kita awali ibadah ini dengan pujian :
Pujian : Muliakan Allah Bapa (KJ. 242:1-3)
Prosesi Pembawa Alkitab diikuti Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah
2. VOTUM DAN SALAM
Pendeta :
Di dalam nama Allah Bapa, dan Tuhan Yesus Kristus, serta Roh Kudus, Pencipta langit dan bumi.
Jemaat :
Amin
Pendeta :
Ya Allah, Engkaulah Allahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, ji-waku haus kepadaMu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering dan kehausan, tiada berair (Mazmur 63:2- TB2).
Pendeta :
Marilah kita berdoa!
Ya TUHAN Allah Mahakuasa, yang melihat dan mengetahui hati sanubari dan keinginan setiap insan. Sungguh, tiada yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Kuduskanlah hati dan pikiran kami oleh Roh-Mu saat kami datang ke hadirat-Mu bersujud dan menyembah Engkau di tempat ini, agar kami dapat memuji dan mengasihi Tuhan dengan benar sesuai dengan kehendak-Mu, ser- ta senantiasa memuliakan nama-Mu yang kudus melalui Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.
(Jemaat duduk kembali)
Pujian : Tuntun Aku, Tuhan Allah (KJ. 412:1-2)
3. DOA BERKAT ANAK SEKOLAH MINGGU (Ibadah I, II)
4. PENGAMPUNAN DOSA
Pendeta :
Marilah kita bangkit berdiri!
Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan (1 Yohanes 1:8- 9-TB2). Marilah kita datang bersujud di hadapan Tuhan mengaku dan memohon ampunan dosa kita.
Bersama :
(Menyanyikan : Meski Tak Layak Diriku – KJ. 27:1)
Pendeta :
Marilah kita berdoa.
Ya TUHAN Allah Bapa Yang Mahakasih dan Pengampun. Kami mengaku di hadapan-Mu bahwa hidup kami sering dikuasai oleh dosa, dan kami tidak mampu melepaskan diri darinya dengan kekuatan diri kami sendiri. Kami berdosa terhadap Tuhan lewat pikiran, perkataan dan perbuatan kami, serta kami berdosa karena kami lalai terhadap tugas dan tanggungjawab yang telah Tuhan percayakan kepada kami. Kami tidak mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, roh dan kekuatan, dan kami tidak mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, roh dan kekuatan, dan kami tidak mengasihi sesama seperti kami mengasihi diri sendiri. Kasihanilah kami ya Tuhan, ampunilah dosa kami dan tuntunlah kami menuju kehidupan yang baru agar kami hidup di jalan benar sesuai dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Pendeta :
Dengan berpegang teguh kepada kuasa Tuhan, saya menyampaikan berita anugerah ini kepada saudara.
(Pendeta mengangkat tangan kanannya dan mengatakan)
Di dalam nama Allah Bapa, dan Tuhan Yesus Kristus, serta Roh Ku- dus, percayalah, dosamu sudah diampuni. Amin.
Pujian : Bila Kurenung Dosaku (PKJ. 37:1)
1. Bila kurenung dosaku padaMu, Tuhan,
Yang berulang kulakukan dihadapanMu,
Reff:
Kasih sayangMu perlindunganku.
Di bawah naungan sayapMu damai hatiku.
Kasih sayangMu pengharapanku.
Usapan kasih setiaMu s’lalu kurindu.
5. PENGAKUAN IMAN RASULI
(Jemaat duduk kembali)
Pujian : Datanglah, Ya Sumber Rahmat (KJ. 240a:1-2)
6. PEWARTAAN FIRMAN TUHAN
17:5 Kata rasul-rasul itu kepada Tuhan, “Tambahkanlah iman kami!”
17:6 Jawab Tuhan, “Sekiranya kamu mempunyai iman sekecil biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Tercabutlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”
17:7 “Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang memba- jak tanah atau menggembalakan ternak, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai aku selesai makan dan minum. Sesudah itu engkau boleh makan dan minum.
17:9 Apakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya?
17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesua- tu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami hamba- hamba yang tidak berguna. Kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.”
(diakhiri dengan sahutan/pujian Haleluya 3X)
c. Khotbah
d. Doa Penutup Khotbah sekaligus Doa Syafaat
7. WARTA JEMAAT
8. PERSEMBAHAN : Mazmur 50:23 (TB2)
Siapa yang mempersembahkan kurban syukur, ia memuliakan Aku; orang yang benar jalannya, akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan yang dari Allah.”
Pujian : Bawa Persembahanmu (PKJ. 146:1-3)
1. Bawa persembahanmu dalam rumah Tuhan
dengan rela hatimu, janganlah jemu.
Bawa persembahanmu, bawa dengan suka.
Reff:
Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu.
Bawa persembahanmu, ucaplah syukur.
2. Rahmat Tuhan padamu tidak tertandingi
oleh apa saja pun dalam dunia.
Kasih dan karunia sudah kau terima. Reff:
3. Persembahkan dirimu untuk Tuhan pakai
agar kerajaanNya makin nyatalah.
Damai dan sejahtera diberikan Tuhan. Reff:
(Jemaat berdiri)
(Jemaat duduk kembali)
9. PERJAMUAN KUDUS
Pendeta :
Tuhan Yesus Kristus berkata : Siapa saja yang makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman (Yohanes 6:54) – TB2.
Pendeta :
Marilah kita berdoa.
Ya Tuhan Allah Bapa kami yang Maha Pengasih di dalam Yesus Kristus Tuhan kami. Engkau adalah sumber keselamatan dan ke- hidupan yang kekal melalui Anak-Mu Yesus Kristus yang telah rela berkorban untuk menebus kami orang berdosa. Pada saat ini kami hendak menerima Perjamuan Kudus. Ya Tuhan, limpahkanlah kasih karunia bagi kami. Kiranya Roh Kudus membuka hati dan meneguhkan iman kami, agar semakin mempercayai keselamatan yang telah Engkau anugerahkan di dalam Yesus Kristus, Amin.
Marilah kita bersama-sama berdoa seturut dengan doa yang diajar- kan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya.
Bersama :
(mengucapkan Doa Bapa Kami)
10. PERNYATAAN DAN JANJI
Pendeta :
Saudara yang dikasihi Tuhan, yang pada saat ini hendak menerima Perjamuan Kudus. Seharusnyalah kita terlebih dahulu memahami dengan jelas tentang arti dan makna Perjamuan Kudus bagi kita sebelum kita menerimanya. Perjamuan Kudus Adalah bukti kasih karunia Allah kepada kita. Oleh karena itu, marilah kita bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan Allah yang telah menyelamatkan kita melalui pengorbanan Anak-Nya Yesus Kristus. Bersamaan dengan keinginan kita untuk menerima roti dan anggur sebagai perantaraan dari daging dan darah Yesus Kristus, marilah kita da- tang ke hadirat-Nya di dalam ketulusan dan kerendahan hati kita.
(Jemaat berdiri)
Sebagai pernyataan atas janji saudara, jawablah pertanyaan berikut ini:
Pendeta :
1. Apakah saudara percaya kepada Yesus Kristus yang telah datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang berdosa, Dia yang telah mati dan bangkit Kembali untuk menanggung dan menghapus dosa saudara? Apakah saudara percaya?
Jemaat :
Ya, saya percaya
Pendeta :
2. Apakah saudara percaya bahwa roti dan anggur dalam Per jamuan Kudus Adalah perantaraan dari tubuh dan darah Tuhan Yesus Kristus? Apakah saudara percaya?
Jemaat :
Ya, saya percaya
Pendeta :
3. Apakah Saudara bersedia menunjukkan tanda pengampunan dosa dalam hidup Saudara dengan menyatakan suatu kehidupan yang baru? Apakah Saudara bersedia berdamai dengan orang yang menyusahkan hati Saudara dan mengampuni kesala hannya? Apakah saudara bersedia?
Jemaat :
Ya, saya bersedia
Pendeta :
Allah sungguh bersukacita menerima janji dan pengakuan saudara.
Terpujilah Tuhan Allah dalam segenap kehidupan kita. Amin.
Pujian : Dimuka Tuhan Yesus (KJ. 29:1)
(Jemaat duduk kembali)
11. DASAR PERJAMUAN KUDUS (Meja Perjamuan Kudus Disiapkan)
Pendeta :
Dengan penuh penghayatan, marilah kita merenungkan pesan ser- ta mendengar perkataan Tuhan Yesus Ketika Dia mempersiapkan Perjamuan Kudus.
Pada malam Ketika Tuhan Yesus diserahkan, Dia mengambil roti dan mengucap Syukur. Kemudian Ia memecahkannya lalu mem- berikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata:
(Pendeta mengangkat tangan kanannya di atas roti)
“Terimalah dan makanlah. Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu perbuatlah demikian menjadi peringatan bagi-Ku”.
Sesudah selesai makan, Ia mengambil cawan dan mengucap Syukur dan berkata kepada mereka:
(Pendeta mengangkat tangan kanannya di atas anggur)
“Terimalah dan marilah kamu semua minum dari cawan ini! Cawan ini Adalah Perjanjian Baru yang dimateraikan oleh darah-Ku yang ditumpahkan bagi kamu untuk pengampunan dosa. Perbuatlah demikian menjadi peringatan bagi-Ku”.
Marilah dan datanglah, semuanya telah tersedia. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya.
12. PERJAMUAN
Pendeta :
Tuhan Yesus Kristus berkata:
Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagimu (membagikan roti)
(Setelah semua jemaat menerima roti, dipersilahkan jemaat untuk berdiri, kemudian pendeta mengatakan)
Itulah yang memelihara dan meneguhkan imanmu kepada-Nya, agar engkau beroleh kehidupan yang kekal. Amin.
(Jemaat duduk kembali)
Pendeta :
Tuhan Yesus Kristus berkata:
Inilah darah-Ku yang dicurahkan bagimu (membagikan anggur)
(Setelah semua jemaat menerima anggur, dipersilahkan jemaat untuk berdiri, kemudian pendeta mengatakan)
Itulah yang memelihara dan meneguhkan imanmu kepada-Nya, agar engkau beroleh kehidupan yang kekal. Amin.
(Jemaat tetap berdiri)
13. PUJIAN DAN SYUKUR PERJAMUAN KUDUS
Pendeta :
Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu Jemaat : Puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku Pendeta : Karena TUHAN jiwaku bermegah
Jemaat :
Biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan ber- sukacita
Pendeta :
Muliakanlah TUHAN Bersama-sama dengan aku. Jemaat : Marilah kita Bersama-sama memasyurkan nama-Nya Pendeta : Aku telah mencari TUHAN, lalu ia menjawab aku.
Jemaat :
Dan melepaskan aku dari segala kebentaranku
Bersama :
Marilah kita memuji TUHAN dan bersyukur bagi-Nya. Amin.
Pujian : Bersyukur Kepada Tuhan (KJ. 299) – 2X
Bersyukur kepada Tuhan,
bersyukur kepada Tuhan sebab Ia baik.
Bersyukur kepada Tuhan.
(Meja ditutup, Majelis dan Pendeta kembali ke tempat)
(Jemaat duduk kembali)
14. DOA SYUKUR DAN NYANYIAN PERSEMBAHAN
Pendeta :
Marilah kita berdoa.
Ya Tuhan Allah, Bapa Maha Pengasih dan penuh karunia dan Rah- mat. Kami mengucap syukur dan berterimakasih atas kasih karunia dan kebaikan-Mu kepada kami. Engkau telah mengorbankan diri- Mu demi menyelamatkan kami dari dosa, sehingga kami hidup da- lam kasih-Mu. Baharuilah kami dalam menjalani kehidupan ini agar kami semakin dikukatkan dan dimampukan untuk melakukan ke- hendak-Mu. Teguhkanlah iman dan pengharapan kami kepada Tu- han, agar kami senantiasa memuliakan Tuhan melalui kehidupan kami. Ya Bapa, terimakasih atas keselamatan dan berkat-berkat-Mu yang Kau limpahkan bagi kami. Saat ini kami mempersembahkan segenap keberadaan kami Bersama dengan Sebagian yang ada pada kami sebagai tanda syukur kepada-Mu. Berkatilah persembahan ini untuk menopang pelayanan di jemaat-Mu. Berkati juga ke- hidupan dan pekerjaan serta segala sesuatu yang telah Kau percayakan kepada kami di dalam nama Yesus Kristus Juruselamat kami. Amin.
Pujian : Sekarang B’ri Syukur (KJ. 287b:1-3) –
sambil memasukkan persembahan Perjamuan Kudus ke dalam tempat yang telah disediakan dan dimulai dari jemaat paling belakang sambil membawa sloki yang telah kosong
15. PENGUTUSAN
Pendeta :
Pergilah dan “Berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu da- lam pekerjaan Tuhan! Sebab, kamu tahu bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia” (1 Korintus 15:58b)
16. BERKAT
Pendeta :
Terimalah berkat dari Tuhan Allahmu
Tuhan memberkati engkau dan melindungi Engkau.
Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau Kasih karunia.
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau Damai Sejahtera. Amin
Jemaat : (Menyanyikan : Amin… Amin… Amin…)
17. PROSESI PULANG : (diiringi instrumental)