Nomor : 49/I/07/12/2025

LITURGI PENAHBISAN
GEDUNG GEREJA
JEMAAT KRISTUS KASIH
MINGGU, 7 DESEMBER 2025
PK. 10.00 WITA

 

Dilayani Oleh:

Bishop Si Bagus Herman Suryadi M. Th

(Bersama Pelayan Jemaat Kristus Kasih)

Persiapan Jemaat                                   : Doa pribadi Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

Pemandu Pujian, dan Organis             : Doa bersama di Konsistori


 

  1. SUSUNAN ACARA PENAHBISAN GEDUNG GEREGA “GKPB JEMAAT KRISTUS KASIH”

    1. PENAHBISAN
      1. Pembukaan oleh Majelis Jemaat
      2. Ibadah Penahbisan Gedung Gereja
    2. SAMBUTAN DAN LAPORAN
      1. Sapaan oleh MC
      2. Laporan Panitia Pembangunan
      3. Sambutan Perbekel Desa Dauh Puri Kangin
      4. Sambutan Bpk. Dr. Putu Parwata, MK., MM
      5. Sambutan MSH (Sekum GKPB)
      6. PS. Gabungan : Mars JKK
    3. PENANDATANGANAN PRASASTI
      1. Dilakukan oleh Bishop GKPB
      2. Didampingi oleh :
        1. Sekum dan Bendahara Sinode GKPB
        2. Bp. Dr. Putu Parwata, MK., MM
        3. Ibu Perbekel Desa Dauh Puri Kangin
        4. Para Kadep GKPB
        5. Pendeta Jemaat Kristus Kasih
        6. Panitia Pembangunan
        7. Ketua Panitia Penyelenggara
        8. Ketua Majelis Wilkot GKPB
        9. Wakil Jemaat : Bishop Em. Drs. I Wayan Sudira Hu-sada, MM
        10. Dr. Jonathan Andre Baskoro
        11. Ketua MPUK Denpasar
        12. Bp. Wayan Risna
        13. Pimpinan PT. Jineng
        14. Pimpinan Bank Mandiri Cabang Udayana
    4. RAMAH TAMAH (doa makan oleh Bendahara Sinode GKPB)
    5. FOTO BERSAMA
  1. PERSIAPAN UMUM
    1. Gedung gereja dihias dan di pintu utama direntangkan pita dalam bentuk kain, rangkaian bunga atau janur
    2. Majelis Jemaat, Pemimpin Liturgi, Pemandu Pujian/Organis dan Petugas Lainnya, berkumpul di ruangan Majelis Jemaat untuk mempersiapkan tugas-tugas dan berdoa
    3. Perlengkapan Liturgis seperti: Sakramen Baptisan dan Per-jamuan Kudus, Alkitab, Kantong Kolekta, Tongkat Bishop, bunga tabur, alat pemotong pita (gunting) dipersiapkan un-tuk dibawa oleh petugas dalam prosesi memasuki Gedung Gereja.
    4. Tetabuhan Gong dimainkan untuk menyambut kedatangan warga jemaat dan para undangan.
    5. Jemaat langsung berada di dalam Gedung gereja, sementa-ra Bishop, Pdt, MJ, dan beberapa perwakilan jemaat & un-dangan melakukan prosesi pengguntingan pita pada pintu gereja lalu masuk ke dalam (sementara jemaat berdiri). Bishop/Pdt: Gedung Gereja ini di buka di dalam nama Allah Tritunggal : Bapa Tuhan Yesus Kristus dan Roh Ku-dus (sambil memotong pital alu membuka pintu gereja)
    6. Setelah pemotongan pita dilanjutkan dengan prosesi masuk ke dalam Gedung Gereja diringi pujian.

(Gong dibunyikan 7X, Jemaat Berdiri)

Jemaat : Menyanyi PKJ. 13 : 1,2 “Kita Masuk Rumah-Nya” (diiringi tarian Tamborin)

    1. Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada-Nya.
      Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada-Nya.
      Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah Kristus,
      menyembah Kristus Tuhan.
    2. Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada-Nya.
      Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada-Nya.
      Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada Kristus,
      menyembah Kristus Tuhan.

(Sementara Jemaat menyanyi, Para Pemimpin liturgi dan pem-bawa perlengkapan liturgi berjalan secara beriringan sbb: Pem-bawa Lilin Theopani, pembaw a Alkitab, pembaw a alat-alat Sakramen, Bishop, tongkat Bishop, pembawa bunga tabur, meletakkan perlengkapan-perlengkapan tersebut, penyalaan lilin Advent II oleh Pdt. I Made Budiarsa, lalu duduk).

2. TARI MALAIKAT : Oleh Tim Penari JKK

3. PANGGILAN BERIBADAH :

Jemaat berdiri

Majelis  :
Bersyukur kepada Tuhan sebab Ia Baik.

Jemaat :
Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita berso-rak-sorak dan bersukacita karenanya.

Mejelis :
Biarlah bibirku mengucapkan puji-pujian, sebab Engkau mengajarkan ketetapan-ketetapan-Mu kepa-daku.

Jemaat :
Sekarang kaki kami berdiri di pintu gerbang-Mu Semua  : Oleh karena rumah Tuhan, Allah kita, Aku hendak
mencari kebaikan Bagimu (Mzm 122:29).

Jemaat : Menyanyi “Kini Saatnya Berdiri Di Altar-Nya”

Kini saatnya, berdiri di altar-Nya
S’bab Allah Maha kudus, hadir di sini
Mari memuji angkat tangan menyembah
S’bab Allah Maha kudus hadir di sini

Kita masuk Tahta suci-Nya
Bersama para malaikat menyembah
Mari puji Yesusku, kita masuk hadirat-Nya Maha Kudus.

4. VOTUM & SALAM

Bishop :
Pertolongan kita ialah dari Tuhan, yang menjadikan
langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakiku goyah. Ia memelihara kesetiaan-Nya selamalamanya dan tidak pernah meninggalkan pekerjaan tangan-Nya. Salam Sejahtera dari Tuhan Yesus kepada saudara semua.

Jemaat :
dan kepada saudara juga.

Jemaat :
5 3.4 5. 6 5 4 5

A……………….min

Jemaat Duduk

5. INTROITUS :

Bishop :
Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-nya
(Mazmur 27:4).

Jemaat :
Menyanyi
“Satu Hal Yang Kurindu”
Satu hal yang kurindu
Berdiam di dalam rumah-Mu
Satu hal yang ku pinta
Menikmati bait-Mu Tuhan

Lebih baik satu hari di pelataran-Mu
Dari pada s’ribu hari di tempat lain
Memuji-Mu, menyembah-Mu
Kau Allah yang hidup
Dan menikmati s’mua kemurahan-Mu.

 

A. Proklamasi Penahbisan:

Jemaat berdiri

Bishop : (Sambil menaburkan bunga sebanyak satu kali kearah sentral dan berkata)
Gedung Gereja ini ditahbiskan di dalam nama Allah Tritunggal: Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus, Amin. (Sambil membuat gesture Tanda Salib)

 

B. Janji Jemaat:

Wakil Jemaat :
(mengundang jemaat berdiri dan mem-impin pengucapan janji jemaat dan berkata)
Saudara-saudara, mari kita mengucapkan janji kita bersama-sama:

Jemaat   :
Kami percaya bahwa Gedung Gereja ini adalah anugerah Tuhan. Hormat dan pujian bagi nama Tuhan.
Kami berjanji: Memelihara kekudusan Ge-dung Gereja ini sebagai milik Tuhan.
Kami berjanji : memakai Gedung Gereja ini sebagai tempat bersekutu, melayani dan bersaksi dalam terang Firman Tuhan.

C. Pujian: KJ. 252:1 “Batu Penjuru G’reja”

Batu penjuru G’reja dan Dasar yang esa,
Yaitu Yesus Kristus, Pendiri umat-Nya.
Dengan kurban darah-Nya
G’reja ditebus; baptisan dan firman-Nya
Membuat-Nya kudus.

Jemaat Duduk

6. DOA PENGAKUAN DOSA, BERITA ANUGERAH ALLAH DAN PETUNJUK HIDUP BARU

Pendeta :
Kita semua adalah orang-orang berdosa. Karenan-ya kita tidak layak menghampiri hadirat Tuhan yang kudus. Tetapi Bapa selalu berkenan membu-ka tangan-Nya untuk mereka yang mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Firman-Nya ber-kata : “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia ada-lah setia dan adil, sehingga Ia mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala keja-hatan’. (1 Yoh. 1:9). Karena itu marilah kita mengaku dosa kita dan memohon pengampunan-Nya.

Ya Tuhan Bapa yang pengasih dan maha pengam-punan… kami menyadari bahwa kami semua ada-lah orang-orang yang berdosa yang telah melang-gar Firman-Mu dan melakukan yang jahat di mata-Mu. Karena itu dengan segala kerendahan hati ka-mi datang kepada-Mu mengaku segala pelang-garan dan dosa yang telah kami perbuat seraya memohon pengampunan dan belas kasihan Bapa atas kami.

Kami umat-Mu sering kali gagal dalam mem-bangun kehidupan beriman dan menjauhkan diri dari Persekutuan. Kami mengabaikan sesama yang sedang membutuhkan uluran tangan kami. Kami lebih banyak memikirkan kepentingan diri sendiri, kelompok kami dari pada kepentingan ger-eja kami. Kami sering mencederai nilai keadilan yang engkau turunkan kepada kami. Ampunilah kami ya Bapa… ampunilah Gereja-Mu…

Jemaat :
Ya Bapa ampunilah kami orang berdosa ini. (Luk.
18:13)

Jemaat : Menyanyi Kidung Bali “Carang Anggur”

Ih nak Kristen dadije carang anggur, dadije carang anggur
Medon gadang lumlum, tur setate nyidayang mebuah
Buah nyane tresna asih ring sesame manuse,
ento dadi cihne puji baktine ring Sang Hyang Yesus.

Pendeta :
Saudara-saudara, Bapa di sorga selalu berharap anak-anak-Nya kembali dan bertobat yakni kem-bali ke jalan yang benar. Itulah yang dinyatakan Tuhan Yesus, bahwa Bapa selalu menunggu anak yang hilang untuk kembali. Ketika anak itu kemba-li kepadanya yakni bertobat, maka Bapa me-rangkul dan mencium dia. (Luk 15:20). Demikian-lah kasih Allah Bapa kepada kita semua yang mau mengaku dosa dan bertobat dan setia menjadi pembawa keadilan.

Berdasarkan atas belas kasihan Allah Bapa itu maka sebagai Hamba Tuhan Yesus, maka pada hari ini saya menyampaikan berita Anugerah pengampunan kepada setiap orang yang mengaku dosanya dan bertobat. Di dalam nama Allah Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus. Amin.

(Jemaat saling memberi salam kasih, sementara musik in-trumen mengiringi dengan lagu Trimakasih Tuhan, hanya bagian Refrein).

7.  PUJIAN ANGELICA CHOIR : “I Will Follow Him”

8.  PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN

    1. Doa untuk Pembacaan Firman Tuhan
    2. Pembacaan Firman Tuhan: Lukas 21:25-33 “Kedatangan Anak  Manusia”  ;  “Perumpamaan  Tentang  Pohon Ara” (TB2)
    3. 21:25 Akan ada tanda-tanda pada matahari, bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.

      21:26 Orang akan mati ketakutan dalam menghadapi segala yang akan menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan guncang.

      21:27 Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan kuasa dan kemuliaan yang besar.

      21:28 Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah kepalamu, sebab pembebasanmu sudah dekat.”

      21:29 Lalu Yesus menyampaikan perumpamaan ini kepada mereka, “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja.

      21:30 Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertu-nas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat.

      21:31 Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.

      21:32 Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Generasi ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya itu terjadi.

      21:33 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

  •  

(Jemaat berdiri)

09.  PADUAN SUARA GABUNGAN : “Persaudaraan Yang Rukun”

10. PENGAKUAN IMAN RASULI : (oleh MJ) Jemaat Berdiri

11. PUJIAN PS. GITA SWARA : “Gloria Surga Terbuka”

12. DOA SYAFAAT : oleh Pendeta

13. PERSEMBAHAN SYUKUR (oleh MJ)

→ Ayat Persembahan : Mazmur 96 : 7-8
“Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa, kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan! Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!”

→ Pujian : KJ. 337: 1-3 “Betapa Kita Tidak Bersyukur”

    1. Betapa kita tidak bersyukur bertanah air kaya dan subur;
      lautnya luas, gunungnya megah, menghijau padang, bukit dan lembah.

      Refrein:
      itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa;
      Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa.

    2. Alangkah indah pagi merekah bermandi cah’ya surya nan cerah,
      ditingkah kicau burung tak henti, bunga pun bangkit harum berseri…Refr…

    3. Bumi yang hijau, langitnya terang, berpadu dalam
      warna cemerlang; indah jelita, damai dan teduh,
      per-sada kita jaya dan teguh
      …Refr…

→ Doa Persembahan : (oleh MJ)

14.  PENGUTUSAN DAN BERKAT

Bishop : (Mengajak jemaat menyanyikan nyanyian pengu-tusan)

KP. 68 :1-2 “Sang Hyang Yesus Nuntun Titiang”

  1. Sang Hyang Yesus Nuntun titiang, Sabdan Ida nitah titiang
    Salamin pamargin titiang, Puji suksma kaaturang,
    Refrein:
    Ida nuntun Ida nuntun, Antuk tangan sane kwasa
    Titiang ngiring salaminya, Rehning Ida sane nuntun

  2. Ring masan titiange sedih, Ring masan titiange liang
    Diastu padem diastu urip, Pageh Sang Hyang Ye-sus nuntun. Refr…

Bishop & Pdt : (Menerima kantong kolekta dan persembahan yang lainnya untuk diletakan dengan rapi dan teratur di atas Meja Perjamuan)

14. PENUTUP/ BERKAT

Jemaat tetap berdiri

Bishop & para pendeta : mengucapkan kata pengutusan Jemaat : Menyanyi Maranatha 5x…Amin 3x

Jemaat Duduk

15.  PUJIAN : Perintah Baru (PKJ. 275:1)

1.  Perintah baru kuberi padamu, agar diantara kamu
saling mengasihi sama seperti Aku mengasihimu,
sehingga orang akan tahu engkau muridKu, jikalau saling mengasihi.
Sehingga orang akan tahu engkau muridKu, jikalau saling mengasihi.

16. ACARA SELANJUTNYA

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI
JEMAAT KRISTUS KASIH DENPASAR
© 2026 GKPB JKK. All rights reserved.