LITURGI IBADAH MALAM KUDUS
SABTU, 24 DESEMBER 2016
- 19.00 WITA
Thema :
”Menjadi Gereja yang Memberkati”
Sub Thema :
“Hidup Bersama dalam Solidaritas” (bnd. Yohanes 1:14)
Dilayani oleh : Bishop Em. Drs. I Wayan Sudira Husada, MM
Persiapan Jemaat : Doa pribadi
Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat
Pemandu Pujian, dan Organis : Doa bersama di Konsistori
Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri, Majelis (3) keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani, diikuti Majelis (7) yang mengambil api lilin untuk dibawa kebalai serbaguna & Majelis (1) yang mengajak Jemaat memulai ibadah.
Pnt. Rini F. Yani
(jemaat diundang berdiri)
Nyanyian Pembukaan : HAI MARI, BERHIMPUN (KJ. 109:1-2,6)
1) Hai mari berhimpun dan bersukaria,
Hai mari semua ke Betlehem.
Lihat yang lahir Raja bala sorga
Sembah dan puji Dia (3X) Tuhanmu.
2) Terang yang ilahi, Allah yang sejati
T’lah turun menjadi manusia
Allah sendiri dalam rupa insan
Sembah dan puji Dia (3X) Tuhanmu.
6) Demi kita ini Ia sudah lahir.
Peluk Dia dalam iman teguh:
Cinta kasih-Nya patut kita balas
Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!
Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah
1. LITANI NATAL
Pendeta : “Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemulian”.
Jemaat : Siapakah itu Raja Kemuliaan?
Pendeta : Tuhan, Jaya dan Perkasa, Tuhan perkasa dalam peperangan.
“Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan”.
Jemaat : Siapakah itu Raja Kemuliaan?
Pdt+Jem : Tuhan semesta Alam, Dialah Raja Kemuliaan!
- VOTUM DAN SALAM
Pendeta : Sidang jemaat, Tuhan berkenan hadir bagi kita. Sekarang kita berada dihadapan-Nya. Marilah kita merendahkan diri dihadapan-Nya dan mengaku dengan bersama-sama mengucapkan :
Pdt + Jem : “Pertolonganku datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya”.
Pendeta : “Salam sejahtera dari Allah Bapa, Putra, Roh Kudus, kepada Saudara.”
Jem : Salam sejahtera bagi Saudara juga.
Jem : menyahut 5 3 4 5 6 5 4 5 . .
A . . . . . min
Jemaat menyanyi : HAI, SIARKAN DI GUNUNG (KJ. 120:1,3)
Reff:……
Hai, siarkan di gunung, di bukit dan di mana jua
Hai, siarkan di gunung lahirnya Almasih!
1) Di waktu kaum gembala menjaga dombanya
Terpancar dari langit cahaya mulia….Reff:….
3) Terbaring di palungan yang hina dan rendah
Sang Bayi menyampaikan selamat dunia…Reff:…
(Jemaat duduk kembali)
- INTROITUS : Filipi 4:4-5
Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan :
Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
Jemaat Menyanyi HAI DUNIA GEMBIRALAH (KJ. 119:1-2,4)
1) Hai dunia gembiralah dan sambut Rajamu!
Di hatimu terimalah! Bersama bersyukur ,
bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur.
2) Hai dunia, elukanlah Rajamu Penebus!
Hai bumi, laut, gunung, lembah, bersoraklah terus,
bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!
4) Dialah Raja semesta, benar dan mulia.
Masyhurkanlah, hai dunia, besar anug’rahNya,
besar anug’rahNya, besar, besar anug’rahNya.
- PEMBACAAN MAZMUR 102:17-23 (dideklamasikan)
Mengapa rusuh bangsa-bangsa,
mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?
Raja-raja dunia bersiap-siap
dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:
Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka
dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!”
Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa;
Tuhan mengolok-olok mereka.
Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya
dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:
Akulah yang telah melantik raja-Ku
di Sion, gunung-Ku yang kudus!”
Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN;
Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.
Mintalah kepada-Ku,
maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi,
memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”
Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana,
terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!
Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut
dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,
supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan,
sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!
- PENGAMPUNAN DOSA
Pendeta : Doa Syukur dan Pengakuan dosa
Jemaat Menyanyi : ANAK MARIA DALAM PALUNGAN (KJ. 112:1-3)
1) Anak Maria dalam palungan
Miskin dan hina namun besar.
Rela sengsara bagi manusia
dihapuskanNya dosa cela.
2) HidupNya suci waktu di dunia
HatiNya murni dan merendah.
Kini mulia Penebus kita.
musuhNya tunduk selamanya.
3) Sabda nubuat: Ia mesias;
Para malaikat memujiNya.
Layaklah Ia dimuliakan.
Kita milikNya, bahagia.
- BERITA ANUGERAH : Roma 5:8-10
Pdt/PF : 5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. 5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
Jemaat : menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata
“Tuhan mengasihi dan mengampuni saudara”
- ACARA MALAM KUDUS
(Semua lampu dipadamkan kecuali lilin-lilin liturgis dan lilin Theofany tetap menyala disekitar altar)
Prolog (dibacakan salah satu majelis) : Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar, mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Sebab seorang Anak telah lahir untuk kita, seorang Putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebutkan orang; Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai. Bagi mereka yang berjalan dalam kegelapan, lihatlah terang besar telah datang, kemilau sinar-Nya yang damai menembus hati nurani.
(Sementara menyanyi, petugas penerima api lilin (katagorial) maju ke depan berdiri menghadap ke altar dan menerima api lilin dari pendeta dan membagikan api lilin tersebut kepada seluruh warga jemaat sambil menyanyikan lagu KP. 4:1-4 “Wengi Suci”).
Seusai lagu di atas semua lampu dinyalakan
- PEMBERITAAN FIRMAN
- Doa untuk Pembacaan Firman dan Kotbah
- Pembacaan Firman : II Samuel 7:4-6,12-14a (Pdt)
7:4 Tetapi pada malam itu juga datanglah firman TUHAN kepada Natan, demikian: 7:5 “Pergilah, katakanlah kepada hamba-Ku Daud: Beginilah firman TUHAN: Masakan engkau yang mendirikan rumah bagi-Ku untuk Kudiami? 7:6 Aku tidak pernah diam dalam rumah sejak Aku menuntun orang Israel dari Mesir sampai hari ini, tetapi Aku selalu mengembara dalam kemah sebagai kediaman. 7:12 Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. 7:13 Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya. 7:14a Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku.
- Kotbah
- Saat teduh
- PADUAN SUARA/VG
(jemaat diundang berdiri)
- PENGAKUAN IMAN RASULI Pnt. Made Rai Miarsa
(Jemaat dipersilahkan duduk)
- BERITA JEMAAT Pnt. Rini F. Yani
- DOA SYAFAAT
- PERSEMBAHAN
Jemaat Menyanyi : ALAM RAYA BERKUMANDANG (KJ. 101:1-3,5)
1) Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
Dari gunung dari padang, kidung malaikat bergema:
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
2) Hai gembala, kar’na apa, sambutan ini menggegar?
Bagi Maharaja siapa, sorak sorgawi terdengar?
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
3) Sudah lahir Jurus’lamat- itu berita lagunya.
Puji dan syukur dan hormat, dipersembahkan padaNya
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
5) Mari kitapun kesana untuk melihat putera
Mari kita persembahkan suara dan hati pada-Nya
Gloria in excelsis Deo! Gloria in excelsis Deo!
(Jemaat diundang berdiri)
DOA PERSEMBAHAN Pnt. Magdalena Hehakaya
- NYANYIAN PENUTUP : MULIAKANLAH (KJ. 100)
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi !
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang Pengasihannya.
Muliakanlah Tuhan Allah ! Muliakanlah Tuhan Allah !
Damai sejaht’ra turun ke bumi ; damai sejaht’ra turun ke bumi
Bagi orang, bagi orang pengasihanNya.
Bagi orang pengasihanNya, pengasihanNya.
Muliakanlah, muliakanlah Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi !
Damai sejaht’ra turun ke bumi bagi orang Pengasihannya.
Amin, amin, amin.
- PENUTUP/BERKAT
Pendeta :
Jemaat : Amin
Jemaat Menyanyi : Haleluya 5X, Amin 3X
PETUGAS KEBAKTIAN MALAM KUDUS DI JKK
Sabtu, 24 Desember 2016 pk. 19.00 wita
MAJELIS JEMAAT
| 1. Pnt. Rini F. Yani |
| 2. Pnt. Suhito |
| 3. Pnt. Fransina Atading L |
| 4. – |
| 5. Pnt. Made Rai Miarsa |
| 6. Pnt. Magdalena Hehakaya |
| 7a. Pnt. Djois Waluwanja |
| 7b.Pnt. Yossy Maykel Puturuhu |
| 8. Pnt. I Putu Geria Astawa |
| 9. Pnt. I Made Kertiyana |
| 10.Penyalaan lilin dari Katagorial |
| 11.Pnt. Priska Soetapa |
| 12.Penginjil & Diaken (penerima tamu) |
PELAYAN MUSIK DAN TIM MULTIMEDIA
| TIM MUSIK | PEMANDU PUJIAN | TIM MULTIMEDIA |
| Cahyo
Joses Berta |
Sulendra | Gusna
Sixtus |
| Eka | ||
| Shanti |
