LITURGI KAMIS PUTIH
(Pembasuhan Kaki & Perjamuan Kasih)
28 Maret 2024 pk. 19.00 wita
Pemimpin :
Pdt. I Made Budiarsa,
Pdt. Justus Abraham Lawalata,
Pdt. Tinni Sandra Turalaki, S.Si., Teol
Pdt. Made Narawati, S.Th., M.Si
Tema:
“MENJADI GEREJA PEMBAWA KEADILAN”
Sub Tema:
“BELAJARLAH BERBUAT BAIK DAN USAHAKANLAH KEADILAN”
(YESAYA 1:16c-17).
Persiapan:
- Jemaat Memasuki ruang Ibadah, duduk dengan tenang dan berdoa secara pribadi, mempersiapkan diri mengikuti ibadah (lagu intrumentalia)
- Alat-alat pembasuhan kaki telah disiapkan di tempatnya
- Lonceng/gong dibunyikan 7 X
(jemaat diundang berdiri)
- PANGGILAN BERIBADAH
MJ : Jemaat sekalian, Tuhan yang telah memanggil kita adalah pengasih dan penyayang, Ia begitu mengasihi saudara dan saya dan Ia rindu memberkati kita. Marilah kita menjawab panggilanNYA dengan datang, merendahkan diri dihadapanNya dan bersama-sama memuliakan nama-Nya dengan menaikkan pujian : Di Saat ini Ku Angkat Tembang (PKJ. 219:1-3)
Prosesi Pembawa Alkitab diikuti Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah
- VOTUM DAN SALAM
Pendeta : Mari kita mengarahkan hati dan pikiran kita dalam penghayatan akan pengorbananNya dengan pengakuan yang demikian :
Bersama : “Pertolongan kita hanyalah berasal dari Bapa yang telah mengampuni dan menebus dosa-dosa kita.”
Pendeta : Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus, yang telah mengorbankan diriNya untuk menebus dosa-dosa kita menyertai saudara sekalian.
Jmt : Dan menyertai saudara juga.
Bersama : 5 3 4 5 6 5 4 5 . .
A . . . . . min
(Jemaat duduk)
- INTROITUS : Mazmur 111:4
Perbuatan-perbuatanNya yang ajaib dijadikan peringatan,
Tuhan itu pengasih dan penyayang.
Nyanyian sambutan : Agunglah Kasih Allahklu (NKB. 17:1-3)
1) Agunglah kasih Allahku, tiada yang setaraNya;
Neraka dapat direngkuh, kartikapun tergapailah.
Kar’na kasihNya agunglah, Sang Putra menjelma,
Dia mencari yang sesat dan diampuniNya.
Refrein : O kasih Allah agunglah! Tiada bandingnya!
Kekal, teguh dan mulia! Dijunjung umatNya.
2) Pabila zaman berhenti dan takhta dunia pun lebur,
Meskipun orang yang keji telah menjauh dan tekebur,
Namun kasihNya tetaplah, teguh dan mulia.
Anug’rah bagi manusia dijunjung umatNya. Reff…
3) Andaikan laut tintanya dan langit jadi kertasnya,
Andaikan ranting kalamnyadan insan pun pujangganya,
Takkan genap mengungkapkan hal kasih mulia
Dan langit pun takkan lengkap memuat kisahnya. Reff…
- PEMBACAAN MAZMUR 111:1-10
MJ : Haleluya! Aku hendak bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati,
Jemaat : dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.
MJ : Besar perbuatan-perbuatan TUHAN,
Jemaat : layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.
MJ : Agung dan bersemarak pekerjaanNya,
Jemaat : dan keadilanNya tetap selamanya.
MJ : Perbuatan-perbuatan-ya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan;
Jemaat : TUHAN itu pengasih dan penyayang.
MJ : DiberikanNya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia,
Jemaat : Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.
MJ : Kekuatan perbuatanNya diberikanNya kepada umatNya
Jemaat : dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.
MJ : Perbuatan tanganNya ialah kebenaran dan keadilan,
Jemaat : segala titahNya teguh,
MJ : kokoh untuk seterusnya dan selamanya,
Jemaat : dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.
MJ : DikirimNya kebebasan kepada umatNya
Jemaat : diperintahkanNya supaya perjanjianNya itu untuk selama-lamanya namaNya kudus dan dahsyat
MJ : Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN,
Jemaat : semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepadaNya tetap untuk selamanya.
MJ : Hosiana
Jemaat : Amin
- DOA PENGAKUAN DOSA
Pendeta : Doa Syukur dan Pengakuan dosa
Pujian : Hyang Yesus Masabda/SuaraMu Kudengar (KP. 58:1/KJ. 33:1)
SuaraMu kudengar memanggil diriku,
Supaya ‘ku di Golgota, dibasuh darahMu!
Aku datanglah, Tuhan padaMu ;
Dalam darahMu kudus sucikan diriku.
- BERITA ANUGERAH : Yeremia 31:3
Pendeta : Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
Jemaat : menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata “Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”
- PETUNJUK HIDUP BARU : Roma 12:9-10
12:9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. 12:10 Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.
Pujian : “Kasih Pasti Lemah Lembut”
Kasih pasti lemah lembut
Kasih pasti memaafkan
Kasih pasti murah hati
KasihMu, kasihMu Tuhan.
Ajarilah kami ini saling mengasihi
Ajarilah kami ini saling mengampuni
Ajarilah kami ini kasihMu ya Tuhan
KasihMu kudus tiada batasnya
- Pujian : PS. Gloria “Ku Kenang DeritaMu”
- PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN
¨ Doa
¨ Bacaan Alkitab : Yohanes 13:1-15, 34-35
13:1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
13:2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia.
13:3 Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.
13:4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,
13:5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.
13:6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: “Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?”
13:7 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.”
13:8 Kata Petrus kepada-Nya: “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya.” Jawab Yesus: “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku.”
13:9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!”
13:10 Kata Yesus kepadanya: “Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua.”
13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: “Tidak semua kamu bersih.”
13:12 Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu?
13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;
13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.
13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”
(diakhiri dengan sahutan/pujian Hosiana 3X)
¨ Khotbah
¨ Saat teduh
- Pujian : PS. Majelis Jemaat Bersama Ketwil dan Kasek “Kala Yesus Basuh Kaki MuridNya”
- REFLEKSI PEMBASUHAN KAKI
- Pujian : Tuhanku Bila Hati Kawanku (KJ. 467:1-3)
1) Tuhanku, bila hati kawanku terluka oleh tingkah ujarku
Dan kehendakku jadi panduku, ampunilah
2) Jikalau tuturku tak semena dan aku tolak orang berkesah
Pikiran dan tuturku bercela, ampunilah
- Mendoakan orang-orang yang menyakiti hati kita dan berdoa untuk orang yang kita sakiti hatinya (doa secara pribadi dan diututup oleh Pdt)
- PENJELASAN PEMBASUHAN KAKI
Pendeta : “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” (Yohanes 13:14-15)
Pembasuhan kaki yang Tuhan Yesus telandankan adalah sebuah tanda kasih, tanda pengampunan, teladan kerendahan hati dan merendahkan diri untuk melayani. Dengan demikian saling membasuh kaki menjadi tindakan simbolis rekonsiliasi/ pemulihan hubungan yang didasari sikap merendahkan diri untuk meminta maaf dan kerendahan hati untuk mengampuni yang selanjutnya bersama-sama melayani dengan kasih.
Jemaat Menyanyi : “Melayani, melayani lebih sungguh”
Melayani, melayani lebih sungguh (2X),
Tuhan lebih dulu melayani kepadaku
Melayani, melayani lebih sungguh
Mengasihi, mengasihi lebih sungguh (2X),
Tuhan lebih dulu melayani kepadaku
Mengasihi, mengasihi lebih sungguh
Mengampuni, mengampuni lebih sungguh (2X),
Tuhan lebih dulu melayani kepadaku
Mengampuni, mengampuni lebih sungguh
(Pendeta mengawali membasuh kaki para majelis, dilanjutkan dengan kaki jemaat dan dinantu olej MJ)
- DOA SETELAH PEMBASUHAN KAKI DAN KESIAPAN MENERIMA PERJAMUAN KUDUS (oleh Pendeta)
- PERSEMBAHAN : Mazmur 118:1 (MJ)
Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Pujian : “Kasih Allahku Sungguh T’lah Terbukti”
Kasih Allahku sungguh t’lah terbukti,
Ketika Dia serahkan anak-Nya
Kasih Allah mau berkorban, bagi Kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasih-Mu
Reff : Bersyukur, bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karna kasih setiaMu, ku sembah, ku sembah
Ku sembah dan kusembah
S’lama hidupku, ku sembah Kau Tuhan
(Jemaat diundang berdiri)
Doa persembahan
- PENUTUP : Bila Yesus Berada di Tengah Keluarga (KJ. 451:1-2)
1) Bila Yesus berada di tengah keluarga,
bahagialah kita, bahagialah kita.
2) Bila Yesus berkuasa di tengah keluarga,
pasti kita bahagia, pasti kita bahagia.
- PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pendeta : ——-
Sambutan jemaat : Hosiana 5X, Amin 3X
- PERJAMUAN KASIH
TUGAS MAJELIS JEMAAT KAMIS PUTIH, 28 MARET 2024
| 1. Pnj. Ni Nyoman Ayu Mirah S. |
| 2. Dkn. Marshel William Tucunan |
| 3. Pnt. Gusti Ayu Kadek Yeni S. |
| 4. Dkn. Ria Agustina |
| 5. Dkn. Paulina Pebriani H. R. |
| 6. Pnj. Jamiati |
| 7. Dkn. Ni Made Setiawati |
| 8. Pnj. Ririn Eka Creseriana |
| 9. Dkn. Agusta Dwi Kristiawan |
| 10. Dkn. I Made Suartana |
| 11. Pnj. Domu Wardji |
| 12. Pnt. Petrus Analalo |
| 13. Pnj. Yulius Bayu |
| 14. Pnt. Yulius Sukristanto |
| 15. Dkn. Andreas Fengky K. |
| 16. Pnt. Frans Ferdinand B. Logo |
| 17. Dkn. George Victor Makatita |
| 17. MAJELIS PENATUA |
| 18. MAJELIS PENGINJIL |
| 19. MAJELIS DIAKEN |
| TIM MUSIK | PEMANDU PUJIAN | SOUND SYSTEM |
| Iwan
Ian |
Geraldine
Alda |
Indra |
