LITURGI HUT KE-11 PRIA KAUM BAPAK PGI
MINGGU, 29 OKTOBER 2017
HARI MINGGU XIX SESUDAH TRINITATIS
Dilayani oleh : Bishop Em. Drs. I Wayan Sudira Husada, MM (Pk. 18.00 wita)
Tema : Pria Kaum Bapak Gereja Meresponi Kasih Setia Tuhan
dengan Pertobatan (Hosea 14:2-3)
Persiapan Jemaat : Doa pribadi
Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat
Pemandu Pujian, dan Organis : Doa bersama di Konsistori
Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri, Majelis (3) keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani, diikuti Majelis (7) yang mengambil api lilin untuk dibawa kebalai serbaguna & Majelis (1) yang mengajak Jemaat memulai ibadah.
| (jemaat diundang berdiri)
1. PANGGILAN BERIBADAH Majelis : Syaloom saudara-saudara…. seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, yang telah menyertai perjalanan Pria Kaum Bapak PGI hingga di usia ke-11. Dengan mata yang tertuju kepadaNya, marilah…. kita siapkan hati dan pikiran kita untuk beribadah kepadaNya. Ibadah ini akan berlangsung di bawah sorotan tema: Pria Kaum Bapak Gereja Meresponi Kasih Setia Tuhan dengan Pertobatan. Nyanyian pembukaan : Muliakan Allah Bapa (KJ. 242:1-2)
Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah
2. VOTUM DAN SALAM Pendeta : Terpujilah Allah, Bapa Pencipta langit dan bumi, yang penuh kasih setia dan rahmat, Jemaat : Terpujilah Allah Pencipta semesta ! Pendeta : Terpujilah Putra Allah, Yesus Kristus Tuhan kita, penyelamat kehidupan kita Jemaat : Dimuliakanlah Yesus Kristus, Tuhan Sang Penyelamat ! Pendeta : Roh Allah telah hadir di tengah-tengah kita, supaya setiap orang dapat merasakan dan mengalami pertobatan.
Jemaat : Kami sambut kehadiran Roh Kudus ! Pendeta : Maka damai sejahtera Allah menyertai saudara-saudara ! Jemaat : Damai-Nya menyertaimu juga ! P + J : Terpujilah Tuhan untuk selama-lamanya ! Amin Jemaat : menyahut 5 3 4 5 6 5 4 5 . . A . . . . . min (Jemaat duduk kembali)
Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”
Jemaat menyanyi : Kita Sudah Ditebus OlehNya (NKB. 213:1,3)
MJ :1 Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, Jemaat : yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! MJ :2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, Jemaat : berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! MJ :3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur; Jemaat : di dalam rumahmu; MJ : anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun Jemaat : sekeliling mejamu! MJ :4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati Jemaat : orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
Pendeta : Tuhan….Engkaulah Tuhan yang memelihara kami warga JKK melengkapi kami dengan kekuatan sebagai Kaum Bapak Kristya Winangun JKK. Jemaat : Jika kami lebih mengandalkan kekuatan kami….Ampunilah Kami Tuhan…. Pendeta : Terimalah kami sebagaimana kami hadir di sini sebagai orang-orang yang telah Kau utus dalam ibadah Pria Kaum Bapak ini. Jemaat : Terimalah kami Tuhan sebagai Jemaat Kristus Kasih meski kami berdosa dan lemah di hadapan-MU Pendeta : Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! Jemaat Menyanyi : “Kasih SetiaMu yang Kurasakan”
Kasih setia Mu yang kurasakan, Lebih tinggi dari langit biru, kebaikanMu yang tlah Kau nyatakan lebih dalam dari lautan BerkatMu yang telah ku terima Sempat membuatku terpesona Apa yang tak pernah ku pikirkan Itu yang Kau sediakan bagiku Siapakah aku ini Tuhan jadi biji mataMu Dengan apa kan ku balas Tuhan s’lain puji dan sembah Kau
Pendeta : Hendaklah kita meletakkan pengharapan atas kasih karunia Allah yang memulihkan, mengasihi, membasuh segala dosa dan menyelamatkan karena Ia akan memelihara kita seperti biji mataNya dan menaungi kita di dalam sayap perlindunganNya. P + J : Ampunilah dan basuhilah segala dosa kami, agar kami layak dan mampu untuk melaksanakan kehendakMu. Amin Jemaat : menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata “Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”
Pendeta : 3:16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. 3:17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. Jemaat Menyanyi : SetiaMu, Tuhanku, Tiada Bertara (PKJ. 138:1,3)
(Jemaat duduk kembali)
(Jemaat berdiri)
Jemaat menyanyi : Yesus Segala-Galanya (KJ. 396:1,4) (Jemaat duduk kembali)
Pendeta : Allah telah menganugerahkan waktu dan kesempatan bagi kita untuk hidup dan berkarya serta menuai berlimpah berkat dalam hidup kita. Begitu juga Pria Kaum Bapak PGI di usianya yang ke-11. Marilah kita persembahkan syukur kita kepada Sang pemberi berkat itu, dengan persembahan syukur kita. Jemaat Menyanyi : Carilah Dahulu Kerajaan Allah (PKJ. 103:1-dst) (Jemaat diundang berdiri) DOA PERSEMBAHAN (MJ. 6)
Pendeta : Kini, pergilah ke tengah-tengah dunia, sebagai Pria Kaum Bapak PGI yang terus bersaksi, bersekutu, dan melayani, serta memperkokoh kemitraan laki-laki dan perempuan yang sejajar, bahkan dengan ciptaan lainnya, karena itulah yang dikehendaki Allah. Jemaat : Amin Jemaat Menyanyi : Haleluya 5X, Amin 3X
|
