Skip to main content

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI

Nomor : 42/III/19/10/2025
TATA IBADAH PERINGATAN BULAN PENGURANGAN RESIKO BENCANA (PRB) GKPB 2025

HARI MINGGU XVIII SESUDAH TRINITATIS
MINGGU, 19 OKTOBER 2025

(warna liturgi : hijau)

Tema GKPB :
Menjadi Gereja Pembawa Damai
Sub Tema:
Bencana Tidak Bisa Menunggu,
Kesiapsiagaan Menjadi Yang Utama

Kebaktian I (Pk. 07.00) :
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th

Kebaktian II (Pk. 10.00) :
Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th

English Worship Service (Pk. 16.00) :
Pdt. I Putu Yosia Yogiartha, ST., M.Th

Kebaktian III (Pk. 18.00):
Pdt. I Putu Yosia Yogiartha, ST., M.Th

 

Persiapan Jemaat                                   : Doa pribadi Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

Pemandu Pujian, dan Organis             : Doa bersama di Konsistori


Majelis Jemaat yang bertugas keluar dari Konsistori menyalakan lilin teofani di meja Perjamuan Kudus sebelum ibadah sebagai lambang kehadiran / penyataan / penampakan Allah.

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,

  1. PANGGILAN BERIBADAH

    MJ :

    Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam kuasa dan kemuliaan-Nya, Dia menjadikan segala sesuatunya “sungguh amat baik”. Allah menciptakan manusia segambar dan serupa dengan diriNya, serta memberi nafas-Nya agar manusia itu hidup. Allah memberi manusia hati-Nya yang penuh belas kasih, agar manusia dapat mengasihi Allah dan sesama ciptaan. Allah juga memberi manusia tangan dan kaki-Nya untuk bergerak mewujudkan kasih itu dalam tindakan nyata sebagai bukti dari iman percaya kepada-Nya. Marilah, bersama semua yang tercipta kita mengagungkan Allah dan memuji kasih-Nya.

     

    Pujian  : Semua Yang Tercipta (NKB. 217:1-2, 5)

    1. Semua yang tercipta hai alam semesta Agungkan nama Tuhan dan puji kasih-Nya
    Matahari, bulan bintang, burung-burung ikan-ikan
    Seluruh margasatwa, di gunung dan lembah

    2. Semua manusia, hai ikutlah serta
    Memuji kasih Tuhan yang Agung Mulia
    Dalam Yesus Putera-Nya, kita s’lamat selamanya
    Segala sesuatu dibaharui-Nya

    5. Semua yang tercipta, hai alam semesta
    Agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
    Oleh Yesus disampaikan pengampunan, pendamaian.
    Kelak di bumi baru genap semuanya

Prosesi Pembawa Alkitab diikuti Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah 

2. VOTUM DAN SALAM

Pendeta  :

Sidang Jemaat, Tuhan berkenan hadir bagi kita saat ini dalam ibadah peringatan bulan pengurangan resiko bencana (PRB) GKPB 2025. Marilah kita merendahkan diri dihadapan-Nya dan mengaku dengan bersama-sama mengucapkan :

Bersama :
Pertolongan kita datangnya dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya.

Pdt/PL  :
Salam sejahtera dari Allah Tritunggal : Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus, kepada Saudara.

Jemaat  :
(disambut dengan mengangkat tangan kanan sambil berucap)
Salam sejahtera bagi Saudara juga.

Bersama : 
menyahut  5 3 4 5 6 5 4 5 . .

3.INTROITUS : I Yohanes 4:21 (TB2)
Inilah perintah yang kita terima dari Dia:
Siapa yang mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Pujian : “Brikanku HatiMu”

Brikanku hati seperti hati-Mu
Yang penuh dengan belas kasihan
Brikanku mata seperti mata-Mu
Memandang tuaian di sekelilingku
Brikanku tangan-Mu tuk melakukan tugasku
Brikanku kaki-Mu melangkah dalam rencana-Mu
Brikanku, brikanku. Brikanku hati-Mu.

4. PEMBACAAN MAZMUR MINGGU : Mazmur 1:1-6 (TB2) (MJ. 4)

MJ :
1  Berbahagialah orang

Jemaat :
yang tidak berjalan menurut ajakan orang fasik,

MJ :
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,

Jemaat :
dan yang tidak duduk di komplotan pencemooh,

MJ :
2  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN,

Jemaat :
dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

MJ :
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,

Jemaat :
yang menghasilkan buahnya pada musimnya,

MJ :
tidak pernah layu daunnya;

Jemaat :
apa saja yang dilakukannya berhasil.

MJ :
4  Bukan demikian orang fasik:

Jemaat :
mereka seperti sekam yang dihamburkan angin.

MJ :
5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman,

Jemaat :
dan orang berdosa dalam kumpulan orang benar;

MJ :
6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,

Jemaat :
tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

MJ :
Haleluya!

Jemaat :
Amin.

5. DOA BERKAT ANAK SEKOLAH MINGGU (Ibadah I, II)

6. DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA

Pendeta :
Mari kita datang kepada Tuhan dan merendahkan diri di hadapan-Nya untuk mengaku dosa dan kelalaian kita yang sering berbicara iman, tetapi kurang mewujudkan dalam tindakan nyata.

Seorang Anak :
Ya Bapa, ampunilah kami anak-anak-Mu yang sering mem- buang sampah sembarangan dan tidak peduli terhadap ling- kungan sehingga bencana mengintai kami. Kami malas bela- jar tentang kesiapsiagaan dan sering mengabaikan nasehat orang tua untuk menjaga alam ciptaan Tuhan. Kami sering tidak peduli terhadap teman dan lalai menyatakan kasihMu kepada sesama. Ya Tuhan, ampunilah kami ….

Seorang Ibu :
Ya Tuhan, ampunilah kami yang sering kuatir berlebihan dan tidak percaya pada kuasa-Mu. Kami ingin melindungi keluar- ga tetapi lupa mengajarkan dan menyiapkan mereka menghadapi bahaya. Kami kurang bisa peduli terhadap ling- kungan dan sesama. Iman kami belum nampak nyata dalam tindakan. Ya Tuhan, ampunilah kami…

Seorang Bapak :
Ya Tuhan, ampunilah kami yang sering berdoa tetapi lalai bertindak. Kami berkata kasih tetapi tidak peduli terhadap sesama. Kami mengaku beriman tetapi acuh pada kesiapsi- agaan bencana. Sering kali kami terlalu sibuk bekerja dan lupa mempersiapan diri dan keluarga menghadapi bencana. Ya Tuhan ampunilah kami…

Bersama :
Ampunilah kami ya Tuhan bila iman kami hanya sebatas kata
-kata dan tidak diwujudkan dalam tindakan kasih. Perba- haruilah hati kami agar kami hidup dalam iman yang nyata: waspada dan siap siaga, menjadi berkat bagi sesama, bahkan di tengah bencana. Ajarlah kami untuk hidup dalam kasihMu. Amin.

Jemaat Menyanyi : Yang Maha Kasih (KJ. 381:1-4)

  1. Yang Mahakasih ya itu Allah; Allah Pengasih pun bagiku.

    Reff : Aku selamatlah oleh kasihNya, oleh kasihNya kepadaku.

  2. Walau dirantai oleh dosaku, walau dirantai tak terlepas, (Reff)

  3. Walaupun maut upah dosaku, walaupun maut mengancamku, (Reff)

  4. Allah mengutus Yesus, Tuhanku; Allah mengutus Sang Penebus. (Reff)

7. BERITA ANUGERAH : I Yohanes 4:10 (TB2)

Pendeta :
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

Jemaat  :
menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata

“Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”

8.  HUKUM TUHAN : Matius 22:37-40 (TB2)

Pendeta :
Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Itulah perintah yang terutama dan yang pertama. Perintah yang kedua, yang sama dengan itu ialah: Kasihilah sesamamu manusia sep- erti dirimu sendiri. Pada kedua perintah inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Pujian : “Aku Mengasihi Engkau Yesus”

  1. Aku Mengasihi Engkau Yesus
    Dengan segenap hatiku
    Aku Mengasihi Engkau Yesus
    Dengan segenap jiwaku

    Reff. : Ku Renungkan FirmanMu siang dan malam Ku
    pegang p’rintahMu dan kulakukan
    Engkau tahu ya Tuhan, tujuan hidupku
    Hanyalah untuk menyenangkan hatiMu

9. PEWARTAAN FIRMAN TUHAN

  1. Doa untuk Pembacaan Firman Tuhan
  2. Pembacaan Firman : Yakobus 2:14-26 “Iman Tanpa Perbuatan Pada Hakikatnya Mati” (TB2)

2:14 Apa gunanya, Saudara-saudaraku, jika seseorang mengatakan bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?

2:15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan keku- rangan makanan sehari-hari,

2:16 dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain hangat dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apa gunanya itu?

2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai per- buatan, iman itu pada hakikatnya mati.

2:18 Tetapi, mungkin ada orang berkata: “Engkau mempunyai iman, dan aku mempunyai perbuatan.” Aku akan menjawab, “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”

2:19 Engkau percaya bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Setan-setan pun percaya akan hal itu dan gemetar.

2:20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau bukti bahwa iman tanpa per- buatan adalah iman yang kosong?

2:21 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan- perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?

2:22 Engaku lihat bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan-perbuatannya dan karena perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

2:23 Dengan demikian, genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran,” dan ia disebut Sahabat Allah.

2:24 Jadi kamu lihat bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan- perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

2:25 Bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena per- buatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang suruhan itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain?

2:26 Sebab, sebagaimana tubuh tanpa roh mati, demikian juga iman tanpa perbuatan mati.
(diakhiri dengan sahutan/pujian Haleluya 3X)

c. Khotbah

d. Saat teduh

(Jemaat berdiri)

10. PENGAKUAN IMAN RASULI

(Jemaat duduk kembali)

  • Pujian : VG. Akémuni “Tetap Setia” – Ibadah I
  • Pujian : VG. Remaja “Penuh Harapan” – Ibadah II

 

11.  PERNYATAAN IMAN DAN KOMITMEN KESIAPSIAGAAN

(Majelis membunyikan terompet/peluit tanda bencana, dan seorang pemuda maju ke depan membawa tas siaga bencana)

Pendeta :
Saudara-saudara yang terkasih, bencana tidak bisa menunggu. Tuhan memanggil kita untuk beriman tidak hanya dalam ucapan tetapi juga dalam tindakan. Mari bersama kita menyatakan iman dan komitmen kesiapsiagaan terhadap bencana

(Jemaat berdiri) Jemaat :
Kami percaya kepada Allah Sang Pencipta semesta, yang me- melihara dan mengasihi umat-Nya. Kami percaya kepada Ye
sus Kristus yang mengajarkan kasih yang nyata: menolong, melindungi, dan berbelas kasih. Kami percaya kepada Roh Kudus yang memberi hikmat, kekuatan, dan keberanian un- tuk bersiapsiaga menghadapi bencana.

Hari ini, dengan iman yang hidup kami berkomitmen:

  • Menjaga ciptaan Tuhan dengan bijaksana
  • Melatih diri dan keluarga dalam kesiapsiagaan
  • Saling mengasihi dan segera menolong ketika terjadi bencana
  • Menjadikan gereja sebagai tempat berlindung yang aman bagi sesama.

Pendeta : 
GKPB

Jemaat   :
“Tanggap, Tangkas, Tangguh”

Bersama :
Kami sadar bencana tidak bisa menunggu, karena itu kesiapsi- agaan menjadi yang utama. Kami bersedia siap siaga dalam iman, kasih, dan tindakan. Amin

Jemaat merespon dengan pujian : “Dengar dan Laksanakan”

Dengar dan laksanakan panggilan Tuhan
Jadilah berkat dan terang bangsa-bangsa
membangun peradaban, yang dijiwai kasih
terhadap Tuhan, sesama dan lingkungan

Reff :
Agar bumi bersukacita,
Dalam damai sejahtera
Bumi bersukacita,
Dalam damai sejahtera

12. WARTA JEMAAT

13. DOA SYAFAAT

14. PERSEMBAHAN : Roma 12:1 (TB2)

Karena itu, Saudara-saudara, oleh kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus, dan yang berkenan kepada Allah: itulah ibadahmu yang sejati.

Pujian : Apalah Arti Ibadahmu (PKJ. 246:1-dst)

1.  Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada rela sujud dan sungkur?
Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan,
bila tiada hati tulus dan syukur?

Reff:
Ibadah sejati, jadikanlah persembahan.
Ibadah sejati: kasihilah sesamamu!
Ibadah sejati yang berkenan bagi Tuhan,
jujur dan tulus ibadah murni bagi Tuhan.

2.  Marilah ikut melayani orang berkeluh,
agar iman tetap kuat serta teguh.
Itulah tugas pelayanan, juga panggilan,
persembahan yang berkenan bagi Tuhan. Reff:

3.  Berbahagia orang yang hidup beribadah,
yang melayani orang susah dan lemah
dan penuh kasih menolong orang yang terbeban;
itulah tanggung jawab orang beriman. Reff:

(Jemaat berdiri)

  • DOA PERSEMBAHAN


15. PUJIAN : Sang Hyang Yesus Nuntun Titiang (KP. 68:1)

Sang Hyang Yesus nuntun titiang,
Sabdan Ida nitah titiang,
Salamin pamargin titiang,
Puji suksma katurang,
Ida nuntun, Ida nuntun, antuk tangan sane kwasa,
Titiang ngiring salaminnya,
Rehning Ida sane nuntun

16. BERKAT

Pendeta :
Jemaat Menyanyi : Haleluya (5X), Amin (3X)

17.  PROSESI PULANG : Sang Hyang Yesus Nuntun Titiang (KP. 68:2) 2)

2. Ring masan titiange sedih
Ring masan titiange liang
Diastu padem diastu urip
Pageh Sang Hyang Yesus nuntun
Ida nuntun Ida nuntun
Antuk tangan sane kwasa
Titiang ngiring salaminya
Rehning Ida sane nuntun

GEREJA KRISTEN PROTESTAN DI BALI
JEMAAT KRISTUS KASIH DENPASAR
© 2026 GKPB JKK. All rights reserved.